
ADAINFO, KOTABARU – Sektor pariwisata di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menunjukkan taji luar biasa.
Dalam kurun waktu sepekan, tepatnya periode 19–25 Maret 2026, tercatat sebanyak 44.386 wisatawan memadati sepuluh objek wisata utama di wilayah yang dijuluki Bumi Saijaan tersebut.
Lonjakan drastis ini dinilai sebagai sinyal kuat kebangkitan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Kepala UPT Wisata Disparpora Kotabaru, Dian Lasmono, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan kunjungan merata di hampir seluruh destinasi.
Pantai Gedambaan masih memegang takhta sebagai destinasi paling favorit. Selama sepekan, objek wisata ini berhasil menyedot 11.467 pengunjung.
“Bahkan pada puncak akhir pekan, jumlah wisatawan di Pantai Gedambaan sempat menembus angka 4.000 orang dalam satu hari,” ujar Dian Lasmono, didampingi Kasubag TU Anang Marendra Bayu.
Tak hanya Pantai Gedambaan, beberapa titik lain juga mencatatkan angka kunjungan yang impresif:
- Teluk Tamiang. Destinasi yang populer dengan sebutan “Surga Tersembunyi” ini mengantongi 8.180 kunjungan.
- Siring Laut. Ikon pusat kota Kotabaru ini tetap menjadi magnet kuat dengan 8.041 pengunjung.
- Bukit Mamake. Wisata ketinggian yang menawarkan panorama aesthetic ini mencatat 7.235 kunjungan.
- Goa Lowo. Wisata minat khusus ini berhasil menarik perhatian 3.207 pengunjung.
Berikut adalah rincian data kunjungan di sejumlah destinasi lainnya di Kotabaru:
- Tumpang Dua 2.616 pengunjung
- Teluk Aru 2.073 pengunjung
- Hutan Meranti 1.826 pengunjung
- Nusa Dua 355 pengunjung
- Makam Raja-Raja Pulau Laut 183 pengunjung
Dian menegaskan bahwa tingginya antusiasme pelancong ini berdampak langsung pada perputaran roda ekonomi masyarakat setempat.
Fenomena ini sekaligus mempertegas posisi Kotabaru sebagai salah satu pusat gravitasi pariwisata di Kalimantan Selatan.
“Data ini membuktikan bahwa Kotabaru masih menjadi magnet pariwisata utama. Kami optimis tren positif ini akan terus berlanjut seiring dengan peningkatan fasilitas di berbagai lini,” pungkasnya. (red)




