Top! Dua Srikandi Nakes Teladan Kotabaru Terbaik di Tingkat Provinsi Kalsel

ADAINFO, KOTABARU – Prestasi gemilang diraih oleh dua orang srikandi tenaga kesehatan (Nakes) teladan asal Kabupaten Kotabaru dalam ajang tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), baru tadi.

Dua Nakes itu masing-masing bernama Yan’ariyanti Wydyastuti asal Puskesmas Sebatung dan Ibni Sholihah Ahmad Lubis asal Puskesmas Pamukan II.

Yan’ariyanti Wydyastuti sendiri berhasil meraih prestasi terbaik pertama dalam kategori promo kesehatan (Promkes) melalui inovasinya yang diberi nama Layanan terpadu edukasi Saijaan (Lentera Saijaan).

Lantas inovasi itu digaungkan dan dikembangkan Wydya melalui digital sehingga Puskesmas Sebatung mampu merkuat literasi kesehatan dan kapasitas kader di era integrasi layanan primer.

Bahkan menurut Wydya dalam Lentera Saijaan sangat tepat diaplikasikan untuk memberikan berbagai informasi dan layanan kesehatan.

Inovasi itu merupakan sebuah platform digital berbasis website yang menjadi pusat edukasi, pembelajaran dan informasi kesehatan bagi masyarakat, kader kesehatan serta tenaga kesehatan.

Inovasi Lentera Saijaan dikembangkan sebagai jawaban atas kebutuhan transformasi pelayanan kesehatan di era Integrasi Layanan Primer (ILP).

Hal itu tidak hanya menjadi media penyebaran informasi kesehatan, platform ini juga berfungsi sebagai tempat belajar dan mengajar yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

Menariknya, melalui berbagai materi edukasi, e-book, video pembelajaran, pedoman teknis, media promosi kesehatan, hingga informasi program kesehatan, Lentera Saijaan menjadi ruang pembelajaran yang mendukung peningkatan kompetensi kader Posyandu dan tenaga kesehatan Puskesmas.

Melalui akses yang mudah terhadap materi pembelajaran yang terstandar, kader dan tenaga kesehatan dapat terus memperbarui pengetahuan serta meningkatkan keterampilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain menyediakan media pembelajaran, Lentera Saijaan juga dilengkapi dengan berbagai layanan digital seperti edukasi kesehatan, survei PHBS, survei kesehatan masyarakat, survei kepuasan masyarakat, informasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), titik lokasi Posyandu, layanan pengaduan masyarakat, serta berbagai informasi layanan kesehatan lainnya yang terintegrasi dalam satu platform.

Ke depan, UPTD Puskesmas Sebatung melalui promosi kesehatan akan terus mengembangkan Lentera Saijaan sebagai ekosistem pembelajaran digital yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pelayanan kesehatan.

“Jadi, melalui inovasi itu, saya berharap terwujudnyq masyarakat yang semakin sehat, kader yang semakin kompeten serta pelayanan kesehatan primer yang berkualitas, merata dan berkelanjutan di Kotabaru,” harapnya.

Kemudian, raihan prestasi kedua yakni Ibni Sholihah Ahmad Lubis asal Puskesmas Pamukan II kategori Bidan.

Ia berhasil meraih juara ke tiga lantaran dinilai berhasil membuat inovasi yang diberi nama Bumil Gaul Aktif Riang (Bugar).

Ibni mengatakan inovasi itu sebagai transformasi digital sederhana yang mengintegrasikan sistem reminder, edukasi dan komunikasi dalam satu akses cepat berbasis QR code.

Inovasi Bugar dihadirkan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan keteraturan kunjungan antenatal care melalui penguatan pemantauan ibu hamil, edukasi kesehatan yang berkesinambungan, pengingat jadwal kunjungan serta deteksi dini faktor risiko kehamilan.

Selanjutnya, inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar, mempercepat identifikasi masalah kesehatan ibu dan janin serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan maternal di wilayah kerja Puskesmas Pamukan II.

“Nah, intinya inovasi Bugar diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya menurunkan risiko komplikasi kehamilan, angka kematian ibu dan angka kematian bayi,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak, melalui Akhmad Saleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan menyampaikan apresiasi atas raihan pretasi dua orang Nakes tersebut.

Inovasi yang digagas dua Nakes tersebut memang pantas dan layak diberikan penghargaan lalu dikembangkan.

“Intinya, saya ucapkan selamat. Teruslah berkarya dan berinovasi untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat kita. Semoga prestasi ini menjadi motivasi tersendiri bagi para Nakes di Bumi Saijaan agar bisa ikut berinovasi ,” pungkasnya. (rls/duki).