
ADAINFO, KOTABARU – Sektor pariwisata di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mulai menunjukkan lonjakan pengunjung pada masa libur Lebaran 2026.
Guna menjamin kenyamanan para pelancong, tim gabungan TNI Polri dan Instansi terkait melalui Operasi Ketupat Intan 2026 memperketat pengamanan di tiga destinasi wisata primadona yakni Gunung Mamake, Pantai Gedambaan, dan Tumpang Dua.
Langkah ini diambil untuk memastikan tren positif kunjungan wisata tahun ini berjalan beriringan dengan standar keselamatan yang tinggi bagi masyarakat.
Personel gabungan disiagakan di berbagai titik vital guna menjaga ekosistem wisata tetap kondusif, yaitu Pintu Masuk Kawasan, Area Parkir, Jalur Pendakian (Gunung Mamake), dan Pesisir Pantai (Gedambaan).
Pihak berwenang menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam menikmati objek wisata alam. Para petugas di lapangan secara aktif melakukan edukasi langsung kepada pengunjung.
“Kami mengimbau wisatawan di Gunung Mamake untuk terus memantau kondisi cuaca dan fisik sebelum mendaki. Sementara untuk di Pantai Gedambaan, pengunjung dilarang keras berenang terlalu jauh ke tengah laut demi menghindari kecelakaan air,” ujar perwakilan petugas di lapangan, Senin (23/3/26).
Peningkatan volume kendaraan menuju jalur wisata menjadi salah satu perhatian utama dalam Operasi Ketupat Intan kali ini. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk:
1. Mengurai Kemacetan. Memastikan akses menuju lokasi wisata tetap lancar tanpa hambatan berarti.
2. Mitigasi Kecelakaan. Memberikan respons cepat terhadap potensi insiden di jalur pendakian maupun area pantai.
3. Kamtibmas. Menciptakan rasa aman dari potensi gangguan tindak kriminal di keramaian.
Dengan skema pengamanan terpadu ini, diharapkan citra pariwisata Kotabaru tetap terjaga sebagai destinasi yang aman, nyaman, dan ramah keluarga.
Pemerintah daerah berharap momentum libur Lebaran 2026 dapat menjadi dongkrak ekonomi bagi sektor pariwisata lokal tanpa mengesampingkan faktor keselamatan publik. (red)





