Heboh! Rombongan Pemancing Ikan di Kotabaru Tenggelam di Sungai, Satu Korban Ditemukan Tewas!

Evakuasi jasad pemancing yang tenggelam di sungai. Foto by Polsek Kelumpang Barat.

 

ADAINFO, KOTABARU – Kabar dua orang pemancing ikan kembali membuat heboh warga Kotabaru, Kalsel.

Peristiwa hilangnya pemancing itu dilaporkan terjadi sejak Kamis 18 April 2024 sore.

Masing-masing pemancing atau korban itu belakangan diketahui bernama Jarkasi (57) dan Janis (35).

Keduanya tercatat sebagai pendatang atau warga Kabupaten Murung Raya, Kalteng.

Sejak peristiwa itu gempar, warga bersama aparat kepolisian setempat langsung turun tangan melakukan pencarian.

Alhasil, satu orang korban ditemukan dalam kondisi tewas alias tak bernyawa akibat terseret arus sungai.

Kapolres Kotabaru Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto melalui Kapolsek Kelumpang Barat Iptu Hendrie Ade membenarkan ihwal adanya peristiwa dua warga yang tenggelam di sungai.

Hendrie menyebut, setelah dilakukan pencarian satu orang korban bernama Janis (35) berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan di sungai Magalau tembusan Sampanahan, tepatnya di Desa Magalau Hulu RT 02 Sarang Pucuk, Kelumpang Barat, pada Sabtu 20 April 2024 siang.

“Satu korban sudah berhasil ditemukan di sela ranting bambu dan satu korban lagi masih dalam tahap pencarian,” ujar Hendrie, kepada Adainfo.net Sabtu siang.

Ia juga menerangkan berdasarkan keterangan yang dihimpun, para pemancing yang tenggelam tersebut mulanya berjumlah empat orang.

Sementara rombongan pemburu ikan ini mulanya berangkat menggunakan perahu motor.

Namun, saat di melintasi lokasi kejadian perahu tersebut tiba-tiba hilang kendali lalu menabrak tebing batu kapur yang menjorok ke sungai.

Akibat benturan keras itu, perahu itu pecah dan para pemancingnya pun berjatuhan ke sungai yang arusnya dinilai cukup deras plus hujan lebat.

Sejurus kemudian, dua pemancing atas nama Akmal dan Saipul berhasil berjuang melawan maut dan berenang menyelamatkan diri ke tepi sungai.

“Jadi, sampai siang ini kami masih dilakukan pencarian satu korban lagi di perairan Magalau-Sampanahan bersama warga,” terang Kapolsek Hendrie.

Kapolsek menambahkan jasad korban yang ditemukan langsung dievakuasi menuju rumah duka menggunakan ambulans.

“Perihal peristiwa ini, pihak Keluarga korban menyatakan tidak berkenan korban divisum, dan selanjutnya korban dibawa ke rumah duka,” tutup Kapolsek. (duki).