BPBD Tanah Bumbu Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Mekar Mulya

BPBD Tanah Bumbu salurkan bantuan kepada korban kebakaran. Foto istimewa.

ADAINFO, TANAH BUMBU – Pemkab Tanah Bumbu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak kebakaran di Desa Persiapan Mekar Mulya, Kecamatan Kuranji.

Langkah ini diambil sebagai respon cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak musibah yang menghanguskan hunian warga tersebut.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 02.00 WITA. Kobaran api menyebabkan satu unit rumah mengalami rusak berat hingga tidak dapat ditempati kembali, sementara satu unit rumah lainnya dilaporkan terdampak kerusakan ringan.

Kepala BPBD Tanah Bumbu, Sulhadi mengonfirmasi bahwa bantuan telah diserahkan langsung kepada keluarga korban pada Sabtu (23/5/26).

Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan prioritas utama.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban kebakaran dan memenuhi kebutuhan dasar sementara bagi keluarga terdampak,” ujar Sulhadi.

Proses penyaluran bantuan dilakukan secara kolaboratif bersama aparat desa dan relawan. Adapun jenis bantuan yang diberikan mencakup:

  • Paket logistik dan makanan siap saji.
  • Perlengkapan tidur (selimut dan tikar).
  • Air mineral dan kebutuhan darurat lainnya.

Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Nasrudin bersama Wakil Ketua KNPI Kalsel Bidang SAR & Penanggulangan Bencana, Amriady Rd, turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan.

“Musibah ini berdampak pada dua rumah warga. Satu rumah rusak berat hingga hangus total, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan,” jelas Amriady saat meninjau sisa reruntuhan bangunan.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Persiapan Mekar Mulya telah bergerak aktif dengan melayangkan laporan serta permohonan bantuan secara resmi ke Pemkab Tanah Bumbu.

Sinergi antara pemerintah desa dan BPBD ini memastikan penanganan pascabencana dapat berjalan efektif sehingga kebutuhan dasar para penyintas tetap terpenuhi di masa darurat.

Hingga saat ini, pihak terkait masih terus memantau kondisi perkembangan korban untuk memastikan bantuan lanjutan yang mungkin diperlukan selama masa pemulihan. (rls)