Taman Sa Ijaan Kotabaru Berdarah: Seorang Pria Dihujani Sajam hingga Tewas!

Tim Buser Macan Bamega mendapati korban penikaman di Taman Saijann Kotabaru. Foto by Satreskrim Polres Kotabaru for adainfo.net

 

ADAINFO, KOTABARU – Peristiwa berdarah alias aksi penganiayaan berat kembali membuat heboh warga Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kali ini, seorang pria berinisial SO berusia 46 tahun pun tewas akibat diserang membabi buta menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis gunting.

Sementara pelakunya sendiri berinisial FA berusia 28 tahun. Ia merupakan warga asal Tanah Bumbu, dan korban ber-KTP di Tanah Laut (Tala).

Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Taufan Maulana membenarkan ihwal adanya peristiwa tersebut.

Taufan menyebutkan peristiwa berdarah itu terjadi pada Sabtu (17/2) sekitar pukul 00.10 WITA, dan lokasinya tepat di kawasan Taman Sa Ijaan Kotabaru.

Kasat menerangkan, peristiwa sendiri terjadi berawal saat korban bersama sejumlah rekan-rekannya bersantai di Taman Sa Ijaan sembari meminum minuman beralkohol.

Selang beberapa saat, sejumlah rekannya meninggalkan korban di taman kota lantaran ditelepon oleh rekannya.

Selanjutnya, lantaran rekan korban merasa kuatir dengan korban, lalu berinisiatif untuk kembali ke Taman Sa Ijaan untuk menjemput korban.

Namun, sesampai nya di Taman Sa Ijaan rekan korban cukup terkejut lantaran korban sudah dalam tergeletak tak sadarkan di pinggir jalan.

Tubuh korban juga sudah berlumuran darah diduga akibat tusukan brutal senjata tajam oleh pelaku.

Malam itu, di lokasi kejadian juga telah ada sejumlah anggota polisi dan relawan lalu bergegas membawa korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru untuk mendapatkan penanganan medis.

“Namun, sayang saat tiba di RSUD korban telah dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis,” terang Taufan, Minggu (18/2) malam.

Lebih jauh Kasat bilang, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi di lapangan bahwa sebelum kejadian korban sempat dimintai uang oleh pelaku untuk membeli minuman keras.

Namun, saat itu korban enggan memberi uang dan mengajak pelaku untuk duduk bersama menghabiskan sisa minuman keras yang ada di depannya.

Sejurus kemudian, pelaku merasa tersinggung dan spontan berlari mengambil sebilah gunting milik penjual pentol tak jauh dari lokasi kejadian.

Selanjutnya, tanpa basa-basi pelaku lantas menyerang korban dan menusuk korban secara brutal tubuh korban menggunakan gunting.

“Nah, setelah melihat korban tersungkur, pelaku langsung melarikan diri, dan rekan korban langsung melaporkan kejadian itu ke kami,” imbuh Taufan.

Menerima laporan itu, Tim Buru Sergap (Buser) Macan Bamega langsung turun tangan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Lalu, sekitar dua jam pencarian, pelaku akhirnya berhasil disergap di kawasan Desa Semayap, Pulau Laut Utara, lalu langsung digelandang ke Mapolres untuk diproses hukum lebih lanjut,” ucap Kasat Taufan mengakhiri. (MI)