
ADAINFO, KOTABARU – Rangkaian Lomba Peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) Kepemudaan Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses.
Acara penutupan yang berlangsung pada Rabu (3/6/26) malam tersebut berjalan meriah dan menjadi puncak dari kompetisi religius yang telah digelar selama lima hari sejak 30 Mei lalu.
Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang hadir mewakili Bupati H. Muhammad Rusli. Turut mendampingi Ketua TP PKK Suci Anisa Rusli, Ketua GOW Siti Hadijah, jajaran Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, alim ulama, serta ratusan peserta yang memadati lokasi acara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syairi Mukhlis menekankan pentingnya kegiatan Imtaq sebagai pilar utama dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, pemuda masa kini tidak hanya dituntut unggul secara intelektual, tetapi juga harus memiliki fondasi spiritual yang kokoh.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki keimanan yang kuat, serta mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujar Syairi Mukhlis.
Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dari berbagai kecamatan yang telah menunjukkan antusiasme luar biasa sepanjang kompetisi berlangsung.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru ini bukan sekadar lomba biasa.
Acara ini merupakan bagian dari agenda besar Saijaan Expo Kotabaru Hebat Tahun 2026 dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru.
Tercatat sebanyak 137 peserta dari 15 kecamatan ambil bagian dalam lima cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu:
- Adzan Subuh
- Tilawah Al-Qur’an
- Fahmil Qur’an
- Syarhil Qur’an
- Ceramah Agama
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kotabaru, Kamaruddin, menjelaskan bahwa ajang ini menjadi wadah pembinaan mental bagi para pemuda.
Selain itu, para pemenang terbaik dipastikan akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
“Peserta terbaik nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kotabaru di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Kamaruddin.
Kemeriahan malam penutupan semakin terasa dengan diumumkannya para pemenang lomba.
Kecamatan Pulau Sembilan sukses mencuri perhatian setelah sejumlah perwakilannya berhasil menyabet gelar juara di beberapa cabang bergengsi, termasuk adzan subuh dan ceramah agama.
Kepada para pemenang, Wakil Bupati mengucapkan selamat dan berpesan agar tidak cepat puas. Sementara kepada yang belum beruntung, ia memberikan motivasi agar terus mengasah kemampuan.
“Kemenangan bukanlah tujuan akhir, tetapi proses belajar dan keberanian untuk tampil adalah hal yang paling utama,” tuturnya sebelum menyerahkan trofi dan piagam penghargaan.
Malam puncak penutupan ditutup dengan penampilan seni religi dari para pelajar lokal, mulai dari pembacaan puisi, fashion show busana muslim, hingga tari Rudat—tarian yang sebelumnya mendulang prestasi pada Festival Pesona Ramadan 2026.
Suasana berubah menjadi syahdu sekaligus gemuruh saat pelantun sholawat nasional, Rindu Muhammad bersama Abi Haddad Alwi, naik ke atas panggung.
Kehadiran mereka berhasil menyihir seluruh penonton dan ratusan generasi muda yang hadir untuk bersholawat bersama, menutup gelaran Imtaq Kepemudaan 2026 dengan penuh keberkahan. (red)





