Polisi Komitmen Plus Siaga Tanggulangi Potensi Karhutla Kemarau Panjang di Kotabaru

Polres Kotabaru gelar Apel Siaga Karhutla. Foto istimewa.

ADAINFO, KOTABARU – Memasuki musim kemarau panjang tahun ini, jajaran Polres Kotabaru menyatakan komitmen dan siap siap siaga menghadapi potensi kebakaran lahan dan hutan (Karhutla).

Hal itu bukan sekedar wacana, namun terbukti nyata setelah dilakukan apel kesiapsiagaan bersama berbagai unsur terkait.

Mereka itu diantaranya para pejabat forum koordinasi pimpinan daerah atau renyah dibilang Forkopimdan ditambah para insansi bersangkutan.

Selain itu, disokong full pula oleh Jajaran dari Lanal Kotabaru, Kodim 1004, Kejari, BPBD, Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, pihak kecamatan, polsek, desa satuan pengamanan hingga sejumlah puhak perusahaan yang tengah beroperasi di Bumi Saijaan.

Sementara itu, lantaran terhalang kesibukan Kapolres Kotabaru AKBP Doli M Tanjung mengutus bawahan Kasubbagkerma Bagops, Kompol Eko Abdi Prayitno.

Menariknya, agenda apel itu yang dibalut dengan bumbu rasa kekompakan resmi di laksanakan tepai di lapangan bola 11 Maret, Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kamis.

Lantas memastikan siap siagam penanggulangan para pasukan alias para peserta maka dilakukan pengecekan peralatan kebakaran di sela apel berlangsung.

Kemudian digelar peragaan juga simulasi cara penanggulangan kebakaran oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pihak perusahaan dan masyarakat.

Menutup agendanya, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi terjadinya Karhutla di wilayah Kotabaru.

Sebelumnya, Kepala pelaksana BPBD Hendra Indrayana tengah bersiap merapatkan barisan menghadapi ancaman kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) jelang memasuki musim kemarau panjang tahun ini.

Strategi perihal jitu perihal enanggulangan Karhutla di sejumlah wilayah Bumi Saijaan pun telah disiapkan, utamanya untuk sejumlah wilayah yang dinilai rawan Karhutla.

Hendra mengatakan selain mengadakan rapat dilanjutkan dengan apel kesiapsiagaan dalam waktu dekat bersama pihak terkait termasuk menggandeng para relawan guna mengantisipasi terjadinya Karhutla di sejumlah wilayah plus kecamatan.

Selain itu, penguatan posko-posko tanggap darurat juga akan dilakukan menghadapi kemarau panjang yang juga disusupi fenomena Godzila El Nino alias perkiraan panas ekstrem.

Sosialisasi maupun edaran-edaran kepada masyarakat untuk tidak tidak membakar lahan juga digencarkan sehingga Karhutla tidak terjadi di Kotabaru.

“Intinya, kami mulai bersiap dan akan maksimalkan persiapannya. Sebab ptensi itu puncaknya diperkirakan terjadi pada bulan Agustus-September mendatang,” ujar Hendra, Selasa (14/4).

Selanjutnya, Hendra juga menaruh harapan besar instansi-instansi terkait dapat berkolaborasi dalam mengantisipasi pun siap siaga jika terjadi Karhutla baik pada lahan gambut dan di pegunungan.

Berdasarkan catatan BPBD, wilayah-wilayah yang dinilai rawan terjadi Karhutla berada di sejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Pulau Laut Selatan, Timur, Barat, Selatan termasuk di kawasan daratan Kotabaru. (duki).