Awali 2026, Bupati Tanah Bumbu Luncurkan Beasiswa ‘BerAksi’ dan Insentif Ribuan Guru Religi

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. Foto by MC TANBU.

ADAINFO, TANAH BUMBU –  Pemkab Tanah Bumbu mengawali pergantian tahun dengan langkah nyata di sektor pendidikan dan keagamaan.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, secara resmi meluncurkan Program Beasiswa BerAksi serta menyalurkan insentif bagi ribuan guru mengaji dan pengajar pondok pesantren, Rabu (31/12/25).

Acara yang dipusatkan di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat ini digelar bersamaan dengan rangkaian doa bersama menyambut Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para ulama, habaib, serta dai kondang Ustadz Dr. H. Das’ad Latif.

Program Beasiswa BerAksi (Bersama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Berprestasi) dirancang untuk memastikan akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Data pemerintah daerah menunjukkan jangkauan program ini sangat luas, di antaranya:

  • 12.591 siswa penerima manfaat dari jenjang SD/MI hingga SMP/MTs.
  • 280 kuota khusus untuk santri pondok pesantren serta mahasiswa yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar Provinsi Kalimantan Selatan.

“Ini merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Tanah Bumbu yang berkompeten dan berdaya saing global,” ujar Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya.

Tidak hanya menyasar peserta didik, Pemkab Tanah Bumbu juga memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik di sektor keagamaan.

Sebanyak 1.030 guru yang terdiri dari guru ngaji, guru ponpes, dan guru majelis taklim menerima penyaluran insentif.

Menurut Bupati, insentif ini adalah bentuk penghormatan negara atas dedikasi para guru dalam membina akhlak masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal fisik, tetapi juga membangun karakter dan mentalitas warga.

Menariknya, peluncuran program strategis ini dibalut dalam suasana khidmat. Alih-alih perayaan hura-hura, masyarakat diajak melakukan Shalat Maghrib berjamaah, Shalat Hajat, Shalat Taubat, hingga Shalat Isya berjamaah.

“Kita memulai tahun baru dengan ikhtiar spiritual. Harapannya, setiap langkah pembangunan di Tanah Bumbu senantiasa berada dalam lindungan dan ridha Allah SWT,” tambah Andi Rudi Latif.

Puncak acara diisi dengan ceramah oleh Ustadz Das’ad Latif. Dalam tausiyahnya, ia membedah makna Surah Al-‘Ashr, menekankan pentingnya manajemen waktu bagi seorang muslim.

Ia mengingatkan bahwa momentum pergantian tahun harus diisi dengan penguatan iman, amal saleh, serta kesabaran dalam kebaikan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan warga Tanah Bumbu memasuki tahun 2026. (rls)