
ADAINFO, BATULICIN – Awaludin secara resmi terpilih secara aklamasi sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotabaru periode 2026-2030.
Amanah itu diberikan untuk Awaludin melalui agenda Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kotabaru di hotel Lotusa Batulicin, Tanbu, Sabtu.
Awaludin juga terpilih dan dipercaya memegang tongkat komando KONI Kotabaru mendatang sebagai calon tunggal.
Pastinya, bagi Awaludin, hal itu adalah bukti kepercayaan mutlak dari seluruh cabang olahraga (cabor) di Bumi Saijaan yang menginginkan keberlanjutan prestasi.
Terlebih, Musorkab kali ini terasa spesial, lantaran dihadiri oleh Haris Makkie dari KONI Provinsi Kalsel, serta sosok penting di balik kebangkitan olahraga Kotabaru sebelumnya Andi Rudi Latif alias Bang Arul.
Bang Arul sendiri meninggalkan warisan yang cukup berat untuk disemai. Di tangannya, peringkat Kotabaru dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) melesat dari posisi kedelapan ke posisi keenam.
Tentu saja hal itu merupakan lompatan prestasi yang memberikan harapan baru bagi para atlet di daerah, utamanya di Bumi Saijaan.
“Hari ini dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya menerima amanah ini dan akan melaksanakannya dengan penuh tanggungjawab,” tegas Awaludin.
Diketahui, Awaludin sendiri bukan orang baru dalam urusan memimpin perubahan.
Bahkan, ia sempat bernostalgia tentang keberhasilannya memimpin DPD PAN, di mana ia mampu melipatgandakan perolehan kursi dari tiga menjadi enam kursi.
Lantas “Insting” pemenang itulah yang kini ia bawa ke dunia olahraga untuk Kotabaru hebat.
Target yang dipatok pun tidak main-main. Jika sebelumnya Kotabaru bangga di posisi keenam, Awaludin kini berani menatap podium utama Kalimantan Selatan.
“Ketum KONI sebelumnya punya target agar KONI meraih prestasi tiga besar. Maka saya akan bertanggungjawab dan insya Allah target itu akan kita capai bersama,” tuturnya tegas.
Awaludin bilang prestasi tidak lahir dari kerja individu.
Ia juga membayangkan KONI Kotabaru ke depan sebagai organisasi yang transparan, akuntabel, dan yang terpenting ialah partisipatif.
Selain itu ia juga menginginkan lembaga ini sebagai “rumah bersama” bagi seluruh insan olahraga, mulai dari pelatih di lapangan hingga atlet yang sedang berjuang.
Sinergi dengan seluruh stakeholder akan menjadi kunci utamanya. Strategi yang matang sedang dipersiapkan untuk memastikan setiap tetes keringat atlet di lapangan berbuah medali dan kebanggaan.
“Mari kita tingkatkan lagi prestasi olahraga Kotabaru. Melalui strategi yang mantap, kita wujudkan prestasi olahraga menuju Kotabaru Hebat,” pungkasnya. (duki).





