
ADAINFO, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru bergerak cepat dalam merespons musibah kebakaran yang melanda pemukiman warga di Desa Berangas, Kecamatan Pulau Laut Timur.
Bahkan, mewakili Bupatinya Wakil Bupati Syairi Mukhlis hadir dan terjun langsung ke lokasi kebakaran memimpin penyaluran bantuan kepada korban yang terdampak musibah kobaran api.
Wakil Bupati Syairi Mukhlis, menyampaikan rasa duka mendalam kepada para korban kebakaran. Menurutnya, kehadiran pemerintah bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian yang berkelanjutan.
“Musibah kebakaran sering terjadi di Kotabaru, minggu kemarin di Desa Geronggang ada 24 unit rumah juga terbakar, kemudian tadi malam di Desa Berangas,” ujarnya.
“Tentu ini menjadi perhatian pemerintah daerah atas musibah yang terjadi, dan pemerintah daerah responsif untuk hadir setiap kejadian musibah, baik dalam rangka setelah kejadian bencana ataupun nanti pada pemulihan bencana terjadi,” imbuhnya.
Selain itu, wakil juga mengevaluasi atas terjadi musibah kebakaran yang terjadi dikarenakan minimnya pemadam kebakaran di setiap kecamatan dan desa.
“Nah, minimal 2026 kita pengadaan pemadan kebakaran, satu kecamatan satu alat pemadam kebaran lengkap, kita persiapakan dulu dalam rangka mengantisipasi dan persiapan kita ketika terjadi bencana kebakaran minimal yang ada di kecamatan siap untuk tanggap terus lebih cepat, sebelum pemadan kebaran di kabupaten diterjunkan,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Camat Pulau Laut Timur, Leilaneranti Arsyana melaporkan, bahwa kejadian kebakaran terjadi di Desa Berangas RT. 03 yang menyebabkan 9 rumah yang terkena dampak, 7 terbakar termasuk rumah yang ada dua pintu, dan satu rumah rusak 80 persen dirobohkan untuk menghindari rembetan kerumah warga lainnya.
“Ada 9 rumah yang terdampak kebakaran, untuk pemadaman pertama dibantu oleh masyarakat sekitar desa berangas, kemudia aparat TNI-Polri dari Polsek dan Koramil Pulau Laut Timur, disusul oleh BPK, relawan dan tim Damkar dari Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Kotabaru sehingga pada pukul 20 lewat 30 wita api sudah bisa dipadamkan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, bantuan darurat yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok, perlengkapan alat tidur dan lainnya. Penyerahan bantuan pembangunan rumah baru yang masing-masing mendapat Rp50 juta.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara lain Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan.
Dinas Sosial (Dinsos), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Yang dihadiri Ketua DPRD Kotabaru, Forkopimca, Kepala Desa Berangas serta Kepala Desa Langkang Baru. (rel/duki).





