
ADAINFO, KOTABARU – Cuaca ektrem hingga banjir rob atau pasang air laut melanda permukiman warga di pesisir Pulau Laut Kotabaru, Kalimantan Selatan beberapa hari terakhir ini.
Menyikapi kondisi itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru Hendra Indrayana gerak cepat mengeluarkan imbauan.
Imbauan itu selain di sebar ke media sosial juga dikirim ke kecamatan-kecamatan, utamanya yang rawan terdampak cuaca ekstrem dan banjir rob.
Hendra mengatakan warga harus waspada adanya cuaca ektrem, hujan lebat dan banjir rob hingga beberapa hari ke depan.
Menurutnya, sesuai informasi prakiraan cuaca dari BMKG juga menunjukkan adanya peningkatan potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir serta pasang air laut (rob) di wilayah pesisir.
“Nah, oleh karena itu, kami BPBD menghimbau agar masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan perihal genangan air utamanya saat jam air laut pasang,” ujarnya.
“Amankan juga barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Selain itu, Hendra juga mengingatkan agar para nelayan juga memperhatikan alat keselamatan dan kondisi gelombang.
“Kalau cuaca belum bersahabat mestinya jangan melaut dulu. Hal ini tentu demi keselamatan para pencari nafkah di laut,” pintanya.
Terakhir, eks ajudan bupati ini juga meminta agar warga segera lapor jika ada kejadian darurat seperti banjir, longsor, atau pohon tumbang ke BPBD Kotabaru.
Laporan sendiri bisa disampaikan melalui Call Center (+62 811-4406-611) atau aparat desa atau kelurahan setempat.
“Pastinya, mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem dan pasang air laut ini,” pungkasnya. (duki).





