Geger! Seorang Gadis di Pulau Sembilan Kotabaru Digigit Anjing Liar, Warga Khawatir Terpapar Rabies

Petugas medis memberi perawatan medis kepada korban gigitan anjing. Foto istimewa.

 

ADAINFO, KOTABARU – Seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun menjadi korban gigitan anjing liar di Desa Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kotabaru, pada Rabu (10/9) malam sekitar pukul 20.00 WITA.

Perihal peristiwa itu semakin menguatkan kekhawatiran masyarakat akan populasi anjing liar yang terus bertambah dan kerap menimbulkan kejadian serupa, hingga terpapar rabies.

Diperoleh informasi, korban diketahui berinisial F (16), seorang pelajar SMA kelas 12.

Menurut Kapolsek IPDA Teguh Baharijanto, kejadian berawal saat korban sedang berjalan menuju rumah neneknya di Kampung Gusung Karang RT 02.

Tiba di sana, korban langsung menaiki tangga rumah, namun seekor anjing liar tiba-tiba menerkam dan menggigit paha kanannya.

“Korban menaiki tangga rumah, tiba-tiba tanpa disadari korban langsung diterkam dan digigit oleh seekor anjing pada bagian paha sebelah kanan,” terang Teguh.

Akibat gigitan anjing itu, korban mengalami luka, dan korban kemudian mendapatkan pertolongan pertama dari petugas Puskesmas Pulau Sembilan di Marabatuan.

Korban kemudian diberi obat penahan rasa sakit.

Namun sayangnya, Puskesmas setempat tidak memiliki stok vaksin anti-rabies (VAR), korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru.

Hal itu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sekaligus mencegah potensi penyakit rabies.

Sementara catatan polisi setempat kejadian serupa bukanlah yang pertama kali terjadi.

Populasi anjing liar di kecamatan tersebut disebutkan terus meningkat dan telah sering kali menimbulkan insiden yang meresahkan warga.

“Kejadian tersebut sudah terjadi beberapa kali, anak yang digigit oleh anjing liar, dan populasinya saat ini di Kecamatan Pulau Sembilan terus bertambah dan sangat meresahkan masyarakat,” ucap Kapolsek. (rls/duki).