
ADAINFO, KOTABARU – Jajaran Polres Kotabaru gerak cepat mengamankan kelompok pemuda yang bikin resah masyarakat saat malam bulan suci Ramadan 1445 H, Kamis (14/03/24).
Kelompok pemuda itu digiring ke Mapolres Kotabaru karena kedapatan petugas nekat perang dengan kelompok lainnya bersenjata sarung yang sengaja diisi benda keras alias batu.
Hal itu dilakukan polisi untuk menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif selama bulan puasa.
Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto menegaskan selama bulan Ramadan patroli rutin makin digencarkan agar tercipta situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat Saijaan.
Kegiatan juga merupakan implementasi program 5 prioritas Kapolri, sehingga Polres Kotabaru menggencarkan patroli, utamanya di malam hari agar warga muslim merasa khusuk dan nyaman dalam menjalankan ibadah bulan puasa.
Menurut Tri, menjadi sasaran patroli yakni tempat-tempat keramaian dan ruas jalan di kawasan pusat Kotabaru usai salat tarawih hingga menjelang waktu santap sahur.
“Nah, saat patroli dilakukan, personel kami memang belum menjumpai kelompok remaja yang melakukan aksi balapan liar, tapi menemukan kelompok pemuda yang nekat perang menggunakan sarung dan langsung diamankan,” tutur Kapolres.
Aksi meresahkan perang sarung kelompok pemuda itu terciduk di kawasan Jalan Raya Desa Stagen KM.06 Kecamatan Pulau Laut Utara dan di Jalan Singabana, Kelurahan Kotabaru Tengah Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kotabaru.
Kelompok perang sarung digiring ke Mapolres untuk diberikan pembinaan agar tidak mengulangi aksi serupa karena dinilai meresahkan sekaligus menodai situasi kemananan di bulan Ramadan.
“Nah, perlu kami ingatkan jika perang sarung ini masih saja dilakukan maka mereka kembali akan dibawa ke Polres lalu dipanggil orang tuanya untuk membuat pernyataan dan dipulangkan,” ungkap Kapolres ringan tangan satu ini.
Sementara dari tangan kelompok pemuda itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sejumlah sarung yang digulung dan siap untuk dijadikan senjata menyakiti lawannya. (duki)





