Cetak Agen Perubahan Lingkungan, Tanah Bumbu Gelar Grand Final Duta PEPELINGASIH 2026

Grand final Duta PAPELINGASIH. Foto by MC TANBU.

ADAINFO, TANAH BUMBU – Pemkab Tanah Bumbu resmi membuka Grand Final Pemilihan Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026.

Acara yang digelar di Gedung PKK, Simpang Empat, pada Minggu (5/7/26) ini menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda sebelum melangkah ke seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais.

Pemilihan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang berjiwa kepemimpinan dan peduli terhadap kelestarian alam.

Dalam sambutan tertulisnya, Eryanto Rais mengingatkan bahwa persoalan lingkungan saat ini semakin kompleks.

Isu-isu krusial seperti pengelolaan sampah, pencemaran, perubahan iklim, hingga penurunan kualitas lingkungan hidup memerlukan penanganan bersama, di mana pemuda harus mengambil peran sentral.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap seluruh peserta tidak hanya mengejar gelar Duta PEPELINGASIH. Lebih dari itu, kalian harus menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi, mengedukasi, dan mengajak masyarakat untuk mencintai lingkungan,” ujar Eryanto.

Ia juga menegaskan agar semangat PEPELINGASIH tidak berhenti sebagai slogan semata, melainkan menjelma menjadi gerakan nyata demi mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.

Ketua PEPELINGASIH Kabupaten Tanah Bumbu, Syahrul Ramadhan, melaporkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh delapan peserta yang telah melalui proses kurasi ketat.

Sebagai informasi, PEPELINGASIH merupakan program berjenjang resmi di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang telah konsisten dilaksanakan di Tanah Bumbu sejak tahun 2020.

“Seleksi tahun ini dilaksanakan secara offline. Kami berharap para pemuda mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung visi BerAKSI, sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Pemuda di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Syahrul.

Untuk menyaring talenta terbaik, dewan juri menerapkan sistem seleksi yang kompetitif dalam beberapa tahapan:

Peserta dikerucutkan menjadi lima besar untuk menguji wawasan dan mental melalui sesi tanya jawab langsung dengan dewan juri.

Tiga peserta terbaik yang terpilih wajib memaparkan program kerja, konsep advokasi, serta inovasi konkret yang akan mereka jalankan di bidang lingkungan.

Nantinya, delegasi terbaik yang terpilih dari ajang ini akan mewakili Kabupaten Tanah Bumbu untuk bertarung di seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Kompetisi tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Juli 2026 di bawah koordinasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan. (rls)