
ADAINFO, KOTABARU – Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, melakukan audiensi dalam rangka membangun dan memperkuat sinergi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Kotabaru dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Rabu.
Hal itu dilakukan untuk mewujudkan pembangunan yang Inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru. Sementara agendanya di kantor Gubernur Kaltim.
Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, mengapresiasi sambutan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban dan semangat kolaborasi yang disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur.
Pertmuan itu selain menjadi sarana memperkuat silaturrahmi juga diisi dengan bahasa peluang kerjasama dalam mendukung pembangunan lintas wilayah.
Bupati juga berharap, dengan hubungan yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui program-program bersama yang saling menguntungkan dan mempererat kemitraan antara wilayah di Pulau Kalimantan, yang juga diharapkan dapat membawa manfaat lebih luas untuk masyarakat kedua daerah.
Sementara Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Ia juga menjelaskan, kedekatan geografis antara Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan dengan Kabupaten Paser di Kalimantan Timur dinilai membuka banyak peluang kolaborasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi capaian-capaian yang di lakukan Bupati Kotabaru dalam membangun daerah. Menurutnya, Kotabaru akan menjadi daerah industri pariwisata.
Selanjutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar daerah, dengan membahas berbagai potensi kerjasama yang khususnya meliputi, pengembangan ekonomi, penguatan konektivitas wilayah, pertukaran pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan.
Aundiensi ke Provinsi Kalimantan Timur itu, Bupati Kotabaru turut didampingi Sekretaris Daerah H Eka Saprudin, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sonny Tua Halomoan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H Abdul Hamid dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kotabaru Risa Ahyani. (rls/duki).





