Dear Pejuang Nafkah, Lagu ‘Sang Perintis’ Tampil Meriah di Pagatan Tanah Bumbu

Band Primitive Monkey Noose bakal tampil di Pagatan, Tanah Bumbu. Foto istimewa.

 

ADAINFO, TANAH BUMBU – Group Band Primitive Monkey Noose bakal membawakan lagu terbaru berjudul ‘Sang Perintis’.

Perfoma nomor wahid ini bakal digelar di wisata Pantai Pagatan, Tanah Bumbu, sekaligus turut menyemarakkan agenda Mappanre Ritasie.

Menariknya, lagu itu sengaja dirilis bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025 ini lewat label rekaman independen Demajors.

Bahkan lagu ini juga telah hadir dalam format digital dan tersedia di berbagai platform musik daring.

Selanjutnya, group band satu ini menyuarakan semangat dan penghargaan bagi para pekerja keras yang berjuang menafkahi keluarga, melawan nasib, dan terus berdiri di tengah kerasnya hidup.

Lewat lirik yang kuat dan nuansa musik yang anthemic, ‘Sang Perintis’ tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga menjadi pernyataan sosial plus bentuk perayaan atas keteguhan hati mereka yang hidup dari keringat sendiri.

“Jadi, ini lagunya tidak hanya riang, tapi punya napas perjuangan. Sebuah dedikasi untuk siapa pun yang tak pernah berhenti mencoba dan berani menggapai mimpi,” kata Richy Petroza, vokalis Primitive Monkey Noose, Rabu (7/5).

Richy bilang dengan mengusung semangat dari adagium ‘kita adalah perintis’ bukan pewaris.

Lagu sekaligus menjadi ajakan untuk tidak larut dalam keputusasaan, melainkan terus melangkah, berkarya serta menciptakan ruang hidup yang lebih adil.

Sementara, performa perdana ‘Sang Perintis’ sendiri di Pantai Pagatan nanti diprediksi akan menjadi momen bersejarah, terutama bagi para pendengarnya yang ingin menyanyikan lagu tersebut bersama secara langsung di tengah perayaan budaya yang penuh semangat solidaritas atau kebersamaan. (duki).