
ADAINFO, KOTABARU – Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru melalui Seksi Pidana Khusus (Pidsus) diam-diam tengah menangani kasus korupsi uang negara.
Menariknya, sumber dananya yang diduga dikorupsi berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) alias dinas.
Bahkan penanganan kasus bau amis atau korupsi itu ungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri, M Fadlan, kepada para nsan pers di sela kegiatan puncak Hari Bhakti Adyaksa yang ke-64 di Kotabaru.
“Iya ada kasus dugaan korupsi yang sedang kami tangani. Sumbernya dana dari BUMN juga APBD,” tutur Kajari Fadlan.
Menurutnya, perihal penanganan dugaan kasus korupsi dana BUMN sudah memasuki tahap penyidikan dan untuk APBD masih penyelidikan,” ujarnya.
“Jadi, untuk angka kerugian dan serta tahapannya nanti secara resmi akan disampaikan ke teman-teman media,” pungkasnya. (duki).




