Wabup Syairi Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Kotabaru

Pemkab Kotabaru peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. Foto istimewa.

ADAINFO, KOTABARU – Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang digelar semarak pihak Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Minggu malam.

Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri ratusan masyarakat dan ini menjadi kesempatan bagi pejabat Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk bersilaturahmi serta bertemu langsung dengan masyarakat.

Wakil Bupati (Wabup) Kotabaru Syairi Mukhlis membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli menyampaikan peringatan maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau agenda rutin.

Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi sarana merefleksikan kembali perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW serta menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Peringatan maulid nabi bukan sekedar seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Terlebih, Nabi merupakan sosok yang memiliki rasa penuh kasih sayang, jujur, amanah serta menjadi pemimpin yang membimbing umat dengan kebijaksanaan.

“Jadi, nilai-nilai itulah yang harus kita bersama hidupkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kelurga, masyarakat maupun menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah,” tuturnya.

Wakil Bupati juga berharap, melalui peringatan maulid dapat semakin mempererat ukhuwah islamiyah, memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian sosial ditengah masyarakat.

“Pastinya, dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, insyaAllah Kotabaru akan menjadi daerah yang maju, religius dan sejahtera,” harapnya.

Selanjutnya, Syairi juga mengapresiasi dan mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak PHBI, pengurus Masjid Baitul Abrar, panitia pelaksana serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.

Terakhir, Wabup mengajak seluruh masyarakat dan tamu undangan untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi SAW sebagai sarana intropeksi diri, memperbaiki akhlak serta meningkatkan kualitas iman dan taqwa.

Sementara itu, tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan, oleh Ustadz Muhdianor dan dalam ceramahnya menyampaikan berbagai keteladanan sifat dan gaya hidup Rasulullah SAW yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (rel/duki).