Tak Pernah Sepi, Air Mancur Menari Siring Laut Jadi Primadona Pariwisata Kotabaru

Air mancur menari di kawasan Siringlaut Kotabaru. Foto by adainfo.net

ADAINFO, KOTABARU – Kawasan wisata Siring Laut terus memantapkan posisinya sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Kotabaru.

Salah satu daya tarik utama yang tak pernah sepi dari serbuan pengunjung adalah atraksi Air Mancur Menari, sebuah pertunjukan visual yang memadukan estetika cahaya, gerakan air, dan irama musik di jantung kota.

Pantauan media adainfo, Sabtu (2/5/26) pelataran Siring Laut berubah menjadi panggung seni terbuka.

Setiap akhir pekan dimulai pukul 20.00 wita, Air mancur yang terletak strategis di area pesisir ini menyuguhkan koreografi air yang seakan “berjoget” mengikuti ritme lagu, mulai dari musik daerah hingga instrumen modern.

Pencahayaan Multi-Color LED yang dinamis memberikan efek dramatis, menciptakan pantulan warna-warni di permukaan air yang sangat menarik bagi para pemburu foto dan konten kreator media sosial.

Kehadiran air mancur menari ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap sektor pariwisata lokal.

Objek wisata ini menjadi pilihan utama bagi keluarga, anak-anak terhibur dengan gerakan air, sementara orang dewasa dapat menikmati suasana santai di tepi laut.

Selain itu, ramainya pengunjung berdampak langsung pada peningkatan omzet pedagang kuliner dan kerajinan tangan UMKM di sekitar kawasan.

Selain wisata bahari, air mancur ini memperkuat identitas Kotabaru sebagai kota yang terus berkembang menjadi modern tanpa meninggalkan daya tarik lokalnya.

Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui instansi terkait juga terus melakukan pemeliharaan dan pengembangan fasilitas di kawasan ini.

Penataan kebersihan area serta penambahan variasi pertunjukan air mancur menjadi prioritas guna menjaga kepuasan wisatawan.

Hal ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang ingin menjadikan Kotabaru sebagai pusat pariwisata unggulan di pesisir Kalimantan Selatan.

Pertunjukan air mancur menari ini biasanya dapat dinikmati pengunjung pada malam hari. Wisatawan kerap datang lebih awal untuk mendapatkan posisi bersantai terbaik di sekitar kolam atraksi sembari menikmati ragam kuliner khas yang berjejer di sepanjang dermaga Siring Laut. (red)