Hubungkan Tanah Bumbu-Kotabaru, Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken

Penandatanganan kontrak lanjutan proyek jembatan Pulaulaut. Foto istimewa.

ADAINFO, BANJARBARU – Proyek strategis penghubung Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru memasuki babak baru.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi memulai tahapan konstruksi Jembatan Pulau Laut ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja sama antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel dengan pihak penyedia jasa di Banjarbaru, belum lama tadi.

Acara bersejarah ini disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, serta dua kepala daerah terkait, yakni Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dan Bupati Kotabaru.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan komitmen kuat dalam proyek ini dengan mengalokasikan dana sebesar Rp100 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyatakan optimismenya bahwa keberadaan jembatan ini akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir Kalimantan Selatan.

“Dengan dimulainya tahapan kontrak ini, kami optimistis proyek dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah,” ujar Andi Rudi Latif di sela kegiatan.

Gubernur Kalsel, H. Muhidin, menegaskan agar pihak kontraktor segera tancap gas memulai pekerjaan fisik di lapangan. Ia mewanti-wanti agar pengerjaan dilakukan secara profesional mengingat pentingnya fungsi jembatan ini bagi mobilitas warga.

“Kontrak sudah diteken, artinya pekerjaan harus segera dilaksanakan. Kami berharap semua pihak, khususnya kontraktor, dapat bekerja profesional dan tepat waktu,” tegas Muhidin.

Pembangunan jembatan yang akan menjadi ikon baru di Kalimantan Selatan ini dirancang menggunakan skema tahun jamak (multi-years) dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2028.

Selama ini, akses antara Tanah Bumbu dan Kotabaru sangat bergantung pada transportasi laut (feri penyeberangan). Jika jembatan ini selesai, banyak manfaat yang bakal dirasakan masyarakat.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, bersama perwakilan kontraktor pemenang tender, disaksikan oleh jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan. (rls)