
ADAINFO, KOTABARU – Suasana syahdu di tepi laut berpadu dengan keakraban terasa kental di Masjid Apung Kotabaru, Selasa (18/11/25).
Bukan sekadar reuni biasa, komunitas Pensiunan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Kotabaru menggelar acara silaturahmi akbar yang bertujuan ganda yakni memperkuat ikatan persaudaraan (ukhuwah islamiah) dan membekali diri dengan ilmu di era digital.
Acara yang dipadati wajah-wajah bahagia para purna tugas ini dibuka dengan sesi yang sangat relevan tentang Edukasi Keuangan di Era Digital.
Tak tanggung-tanggung, Dinas Kominfo Kotabaru hadir sebagai narasumber, diwakili oleh Hj. Ida Rahimah (Sekretaris Diskominfo) dan Reza Nurmahdi, yang membedah tips dan trik agar para pensiunan tetap melek teknologi dan terhindar dari jebakan penipuan digital yang makin marak.
Pimpinan BSI KCP Kotabaru, Zainal Arifin mengatakan bahwa pertemuan ini bersifat inklusif.
Ia bilang mengundang semua pensiunan, tak terbatas hanya pada yang gajinya dibayar melalui BSI.
“Tujuannya jelas, kita ingin sama-sama bersilaturahmi, belajar, dan yang terpenting, mendapatkan informasi vital agar aman mengelola pensiun di tengah maraknya modus penipuan online,” ujar Zainal.
Selain edukasi digital, spiritualitas juga diperkuat dengan tausiah singkat nan menyejukkan dari Guru H. Abdul Rasyid, S.Ag.
Kehangatan acara ini juga ditunjukkan dengan kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua PWRI Kotabaru Syarifuddin dan Ketua Baznas Kotabaru Mahmudimyati.
Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Daerah melalui Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Kotabaru Drs. H. Murdianto, M.Si yang memuji inisiatif BSI ini.
“Masa pensiun adalah fase emas untuk mensyukuri nikmat, mempererat silaturahmi, dan menikmati hidup sehat serta bahagia. Edukasi keuangan seperti ini sangat strategis agar para pensiunan bisa lebih bijak dan aman dalam mengelola pendapatan purna tugas,” ujar Murdianto.
Beliau juga mengingatkan para pensiunan untuk senantiasa menjaga kesehatan, aktif berbuat positif, dan meningkatkan ibadah sebagai wujud syukur atas umur panjang.
Zainal Arifin juga membocorkan rencana BSI KCP Kotabaru ke depan, yaitu menghadirkan program yang lebih memberdayakan, seperti pelatihan UMKM dan program pendampingan lainnya bagi para pensiunan.
Pemilihan Masjid Apung sebagai lokasi menambah kekhusyukan acara. Sebagai ikon wisata religi, tempat ini dinilai kondusif untuk pertemuan yang menggabungkan unsur keagamaan dan keakraban.
Acara ditutup dengan doa bersama, meninggalkan harapan besar agar tali persaudaraan antar pensiunan tidak hanya terjalin, tetapi juga semakin erat dan solid di masa mendatang. (rls/wd)





