
ADAINFO, KOTABARU – Pemkab Kotabaru menekankan pentingnya efisiensi dan optimalisasi anggaran di tengah kebijakan pengurangan dana Transfer Ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.
Hal ini ditegaskan dalam Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati, Sebelimbingan, Jumat (17/4/26).
Mewakili Bupati Kotabaru, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Minggu Basuki bertindak sebagai pembina apel yang diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kotabaru.
Dalam amanatnya, Minggu Basuki menyoroti realisasi anggaran tahun sebelumnya yang dinilai belum maksimal. Ia mengungkapkan bahwa serapan anggaran tahun lalu hanya menyentuh angka 86 persen.
“Kami berharap tahun ini serapan anggaran bisa optimal. Jangan sampai kegiatan pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat kembali terkendala karena pengelolaan yang tidak efisien,” tegas Minggu Basuki.
Selain masalah serapan, Pemkab Kotabaru juga menginstruksikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mulai melakukan analisis ketat terhadap program kerja.
Hal ini berkaitan dengan rencana penyesuaian porsi belanja pegawai dan belanja langsung pada tahun 2027 mendatang.
Beberapa poin instruksi utama bagi SKPD antara lain:
Optimalisasi Anggaran, Skala Prioritas, dan Adaptasi Kebijakan.
Apel rutin setiap tanggal 17 ini kembali ditegaskan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momentum bagi ASN dan PPPK untuk menjaga marwah institusi.
“Jaga nama baik pribadi, jabatan, organisasi, hingga nama baik pemerintah daerah. ASN adalah abdi negara yang fungsinya melayani masyarakat, bukan dilayani,” imbuhnya.
Sebagai informasi, petugas apel pada periode April ini berasal dari jajaran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotabaru. (rls)





