Dispersip Kotabaru Gebrak Agenda Story Telling Perdana Literasi Usia Dini 2026

Dispersip Kotabaru gelar Story Telling. Foto istimewa.

ADAINFO, KOTABARU – Pemkab Kotabaru diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) resmi mengadakan kegiatan story telling (bercerita anak).

Program itu merupakan program perdana di tahun 2026 ini, dan tujuan utamanya untuk dalam meningkatkan literasi para anak di usia dini.

Kegiatan kali ini berlangsung semarak di ruang layanan anak Dispersip setempat pada Rabu tadi.

Sementara agenda itu ramai diikuti para siswa taman kanak-kanak dari sejumlah sekolah di Kotabaru, diantaranya TK Cahaya Hati dan TK Bersama Anak Bangsa.

Diungkapkan Sekretaris Dispersip Kotabaru Dr Asriady Sulaiman, kegiatan itu diadakan merupakan langkah awal mengaktifkan layanan perpustakaan anak melalui pendekatan yang menyenangkan.

“Jadi agenda ini memang program perdana di tahun 2026 untuk layanan bercerita anak plus menjadi pemula bagi kunjungan dari TK dan PAUD lainnya di Kotabaru,” ujarnya.

Berikutnya Arisandi bilang program tersebut juga sebagai langkah mendukung visi Pemerintah Kabupaten (Pembkab) Kotabaru supaya berimbas pada peningkatan sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi sejak usia dini.

Sementara itu pencerita kegiatan, Tya, mengakui bahwa anak-anak terlihat sangat baik selama kegiatan berlangsung.

“Kami melihat para anak cukup antusias mendengarkan cerita dan kegiatan bercerita ini memang diadakan secara rutin untuk meningkatkan literasi anak, menambah minat baca, serta mengenalkan perpustakaan kepada anak-anak,” kata dia.

Kemudian diterangkannya pula bahwa perpustakaan sendiri tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung lainnya yang ramah anak.

“Ya, perpustakaan ini tidak hanya ada buku, tetapi juga koleksi lain dan tempat bermain supaya anak-anak semakin betah dan mencintai buku bacaan,” imbuhnya.

Pantauan wartawan, tampak anak-anak mengikuti sesi bercerita interaktif dengan materi edukatif yang dikemas secara menarik dan menyenangkan.

Mereka tampak aktif berpartisipasi saat sesi tanya jawab serta menikmati jalannya cerita.

Lantas Kepala TK Cahaya Hati, Umi Hanik, mengapresiasi program tersebut dan diakuinya sangat bermanfaat bagi para pesertanya.

“Kita menyaksikan bersama anak-anak sangat senang dan antusias.Jadi, program serupa sangat baik rutin dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca sejak dini,” tutur dia.

Menariknya, di penghujung kegiatan anak-anak juga diajak mengikuti sesi membaca bersama sebagai bentuk pembiasaan budaya literasi sejak dini.

Melalui kegiatan, Dispersip Kotabaru berharap dapat meningkatkan budaya literasi anak serta menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi generasi emas. (rel/duki).