Ratakan Pelayanan Kesehatan hingga ke Pelosok, Pemkab Kotabaru Serahkan 42 Unit Mobil Ambulance

Penyerahan simbolis ambulan oleh Kepala Dinkes Kotabaru. Foto istimewa.

 

ADAINFO, KOTABARU – Melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024, Pemkab Kotabaru resmi mengadakan sebanyak 42 unit mobil ambulance.

Puluhan mobil ambulance itu keberadaannya untuk memaksimalkan prlayanan atau pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa di Bumi Saijaan.

Bahkan, secara simbolis puluhan mobil ambulance itu telah resmi diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak pada Senin (16/12).

Erwin Simanjuntak mengatakan pemgadaan 42 mobil ambulans tersebut berasal dari dana APBD induk dan perubahan tahun 2024.

Puluhan mobil ambulan itu diserahkan untuk desa sebanyak 32 unit, 9 unit lainnya untuk puskesmas dan 1 unit untuk instalasi farmasi Kotabaru.

Langkah itu merupakan upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dan akses kesehatan yang mudah dan merata bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru khususnya yang ada di kecamatan hingga pelosok desa.

Ditambahkan Erwin, mobil ambulance tersebut dilengkapi dengan peralatan medis dan berfungsi sebagai sarana transportasi dan memberikan pertolongan pertama pada pasien selama dalam perjalanan menuju rumah sakit.

“Intinya, kami ingin masyarakat yang sakit dapat pelayanan kesehatan yang baik, nyaman dan bisa meringankan beban masyarakat apabila ada pasien yang dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

“Nah, kami ingatkan pula kepada penerima mobil ambulans agar dapat merawat, menjaga dan menggunakan mobil ambulans sebaik-baiknya,” harapnya.

Sementara Kepala Puskesmas Pamukan II, Kusniawati salah satu penerima mobil ambulance mengaku sangat bersyukur atas pengadaan atau bantuan sarana kesehatan tersebut.

Keberadaan mobil ambulance tentu sangat bermanfaat dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, utamanya di wilayah pamukan yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Paser, Kaltim.

“Intinya, kami sangat bersykur. Bantuan ambulance dobel gardan, sebab kondisi jarak wilyah kerja yang sangat luas ditambah masih banyak jalan yang rusak parah,” pungkasnya. (duki).