
ADAINFO KOTABARU – Pemkab Tanah Bumbu mengambil langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Bersama jajaran Forkopimda, Camat, Lurah, hingga Kepala Desa, Pemkab Tanah Bumbu resmi menandatangani Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Aksi serentak ini digelar di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Kawasan Pusat Niaga Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, pada Sabtu (6/6/26).
Momentum krusial ini dilaksanakan di sela-sela Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.
Penandatanganan deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi simbol komitmen bersama untuk menggalakkan pemilahan sampah langsung dari sumbernya di wilayah masing-masing.
Melalui sinergi ini, Gerakan Indonesia ASRI diharapkan dapat berjalan masif melalui tiga pilar utama, yakni :
- Kebersihan lingkungan yang konsisten.
- Penghijauan wilayah secara berkelanjutan.
- Peningkatan kepedulian masyarakat terhadap ekosistem.
Sebagai bentuk penguatan kebijakan dan keteladanan bagi masyarakat, Pemkab Tanah Bumbu juga menyerahkan bantuan bak sampah lima warna secara simbolis kepada jajaran Forkopimda.
Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi para pemangku kepentingan dalam mengedukasi pengelolaan sampah yang benar.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Yulian Herawati, menegaskan bahwa isu lingkungan kini sudah memasuki fase kritis.
Mengusung tema global “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, ia mengingatkan bahwa menjaga bumi adalah kewajiban mutlak.
“Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga lingkungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Yulian Herawati saat membacakan sambutan Bupati.
Melalui semangat BerAksi (Bersih, Tanggap, dan Sinergi), Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memulai perubahan dari langkah-langkah kecil di rumah tangga. (rls)





