Puncak Kemarau Tiba, Warga Pulau Laut Kotabaru Dibayangi Krisis Air Bersih

Foto istimewa.

ADAINFO, KOTABARU – Puncak musim kemarau diprediksi akan berlangsung bulan depan atau Agustus mendatang.

Berdasar kondisi itu, tenju menjadi kekhawatiran bagi warga Kotabaru terimbas krisis air bersih.

Sebab persoalan susah air bersih dirasakan langsung oleh warga jika hujan masih tak kunjung turun hingga beberapa bulan ke depan.

“Tentu saja kami khawatir terjadi krisis air bersih. Sebab, tahun-tahun sebelumnya harus diterapkan sistem gilir distribusinya dari perusahaan daerah air minum (PDAM) ke kami,” ujar Ridho, warga Semayap.

“Lebih parahnya lagi kami yang di pusat kota ini khususnya kalau kemarau panjang air untuk keperluan sehari-hari saja terpaksa kami harus beli,” imbuhnya.

Sejauh ini, pihak PDAM Kotabaru juga telah memberikan pemberitahuan kepada para pelanggan.

Pemberitahuan itu berisi mengingat puncak musim kemarau tiba kondisi debit air pada sumber air baku mengalami penurunan.

Praktis akibatnya terjadi penirunan pula terhadap produksi air bersih di instalasi pengolahan air milik PDAM.

“Jadi, imbasnya distribusi air ke sebagian wilayah tentu bisa mengalami penurunan tekanan juga aliran,” ujar Direktur PDAM Kotabaru Tri Basuki, Kamis (duki).