
ADAINFO, KOTABARU – Seorang pria penumpang KM Sabuk Nusantara 111 yang tengah sandar di pelabuhan PT Pelindo Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru Kalsel.
Peristiwa itu terjadi pada Senin 17 Juni 2024 sekitar pukul 01.35 WITA tepatnya di kamar VIP kelas II saat akan berlayar ke Pamboang Majene, Sulawesi Barat.
Sementara penumpang alias korban itu belakangan diketahui berprofesi sebagai nelayan dan bernama Arifin bin Rasid berusia 66 tahun.
Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto melalui Kasi Humas IPTU Agus Riyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurut Agus, Arifin atau korban sebelumnya telah dirawat di RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru selama beberapa hari.
Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pamboang, Majene, Sulbar menggunakan KM Sabuk Nusantara III.
Agus bilang, sembari menunggu keberangkatan kapal, tepatnya pada Senin atau tepatnya pada hari lebaran Idul Adha 1445 korban didapati anaknya bernama Arafik meninggal dunia di dalam kamar kapal.
“Jadi, kemarin itu anaknya berupaya membangun ayahnya namun tidak merespons, dan denyut nadinya juga tidak berdetak lagi,” imbuh Agus.
Agus menerangkan Arafik dalam kondisi panik langsung memberitahu kepada nahkoda kapal dan menghubungi ambulans untuk segera datang ke lokasi lalu di bawa kembali ke rumah sakit.
“Korban kemudian diberi tindakan medis lalu dilengkapi perihal administrasinya untuk prosesi pengangkutan jenazah,” tuturnya.

Menerima laporan itu, sejumlah petugas Sat Polairud Polres Kotabaru langsung menuju ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.
“Nah, para personel itu juga langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum atau tindak pidana terkait tewasnya penumpang itu,” pungkasnya. (duki).





