
ADAINFO, KOTABARU – Merintis sejak puluhan tahun silam, kini warung nasi kuning milik Hj Hadariah atau akrab disapa H Kete di Kotabaru penghasilannya kini tembus hingga jutaan rupiah perhari.
Warung nasi kuning ini saat ini sudah ramai penggemar mulai dari berbagai wilayah Kotabaru sendiri, ternyata juga banyak penggemar datang dari berbagai daerah hingga Pulau Jawa.
Nur Laila Rimayanti menantu H Kete mengaku cukup senang bisa berjualan meneruskan profesi ibu mertuanya dan tetap buka siang dan malam setiap harinya.
Meski terlihat agak canggung dijumpai wartawan Adainfo.net Rimayanti dengan gamblang bercerita bahwa dalam sehari nasi kuningnya lalu hingga sekitar 300 bungkus.
Ratusan bungkus itu dibeli oleh para pelanggan tetap juga pendatang dari berbagai daerah, termasuk Pulau Jawa.
Bahkan, pelanggan banyak yang bilang kalau nasi kuning di warung itu memiliki rasa yang khas, dan tidak mudah basi.
“Jadi kalau perhari rata-rata laku 250 hingga 300 bungkus dalam sehari, dan per porsi atau perbungkus dijual dengan harga Rp15-Rp20 ribu tergantung porsi dan lauknya,” ujar Rimayanti.
“Kalau keuntungannya itu bisa Rp3 juta sampai Rp5 juta lah dalam sehari,” ujar Rimayanti sembari membungkus nasi pesanan pelanggannya.
Selain itu, Rimayanti juga bilang kalau dirinya selain menyediakan nasi kuning, juga ada nasi putih dengan beragam lauk. Mulai ikan, ayam, hati, telor serta dendeng ikan.
“Intinya, saya bersama suami saya meneruskan usaha ibu karena beliau telah berpulang setahun yang lalu,” katanya.
“Karena tenaga kami terbatas harus jualan mulai pagi dan malam hari ditambah pelanggannya ramai, kami terpaksa mempekerjakan dua orang karyawan di sini,” tuturnya.
Sebagai informasi tambahan, selain ramai pembeli nasi kuning untuk dibungkus pulang, warung ini juga menyiapkan tempat untuk makan di tempat.
Sementara, sejak dulu warung nasi kuning H Kete itu berlokasi di Jalan TPI Samudra, RT 07, Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, Kalsel. (duki).
