Terungkap! Selain Rumah, Mobil Mewah & Sepeda Motor, Ternyata Uang Puluhan Juta juga Ikut Terbakar di Kotabaru

Polisi siram sisa-sisa api yang masih menyala. Foto ny adainfo.net.

 

ADAINFO, KOTABARU – Peristiwa amuk api kembali terjadi di kawasan Desa Mekarpura, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kotabaru, Kalsel.

Akibat amukan si jago merah itu, sebuah rumah kayu, mobil mewah, hingga sepeda motor hangus terbakar.

Teranyar, selain barang-barang berharga juga uang tunai puluhan juta milik korban juga disebut turut hangus jadi abu.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat 5 April 2024, sekitar pukul 12.20 WITA tadi.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kotabaru Akhmad Rajudinoor membenarkan ihwal peristiwa kobaran api yang menghanguskan rumah, mobil mewah, sepeda motor, serta uang puluhan juta rupiah.

“Iya, kebakaran itu terjadi siang tadi. Selain rumah, mobil Avanza, sepeda motor yang terparkir di halaman rumah, dan uang tunai juga terbakar,” tuturnya.

“Beragam barang berharga korban juga ludes terbakar tak sempat diselamatkan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa Mekarpura Kambran menyebut kebakaran itu terjadi diduga akibat korsleting listrik di ruang depan.

“Karena informasinya korban tidak sedang memasak di dapur, dan api berasal dari ruang tamu dan dengan cepatnya membesar,” ucapnya.

Selanjutnya sambungnya, siang itu, pihak kepolisian, masyarakat, dibantu pihak PT Hillcon berjibaku menjinakkan api agar tidak menjalar ke bangunan rumah lainnya.

Menurut Kades, meski tidak menelan korban jiwa, namun gegara peristiwa itu korban mengalami kerugian hingga setengah miliar lebih alias Rp600 juta rupiah.

“Alhamdulillah tidak korban, namun kerugiannya ditaksir tembus hingga lebih setengah miliar termasuk uang tunai Rp40 juta,” terang Kambran, Sabtu 6 April 2024 siang.

Pasca musibah kebakaran itu, Kades satu ini juga berharap agar Pemkab Kotabaru dapat memberikan bantuan alat pemadam kebakaran di desa, untuk mengantisipasi hal fatal jika musibah serupa terjadi.

“Setelah kejadian kebakaran ini, saya selaku Kades sangat berharap ada perhatian serius agar pemerintah membantu pengadaan alat pemadam untuk menghindari kejadian fatal terjadi ke depannya,” harap Kambran mengakhiri.

Sementara, berdasarkan pantauan Adainfo.net sejauh para korban satu keluarga terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarga lantaran rumahnya jadi abu.

Sejauh ini, bantuan atau uluran dari sejumlah pihak juga mulai datang untuk korban, termasuk salah satu komunitas pemuda di Pulau Laut Tengah juga telah bergerak dor to dor meminta sumbangan untuk meringankan beban korban. (duki)