Perusahaan Pelsart Kotabaru Berikan Peluang Usaha Katering, Ibu-ibu Ketiban Rezeki.

Kelompok katering ibu Ida (4 dari kanan) saat dijumpai sejumlah wartawan dirumahnya di desa Buluh kuning kecamatan Sungai durian . Foto : Istimewa

 

ADAINFO, KOTABARUKelompok ibu-ibu di desa Buluh kuning kecamatan Sungai durian merasakan dampak positif keberadaan perusahaan PT. Pelsart Tambang Kencana (PTK) diwilayahnya.

Pasalnya, kelompok ibu-ibu tersebut dipekerjakan untuk menyediakan konsumsi (katering) bagi puluhan pekerja perusahaan yang bergerak di bidang tambang emas tersebut.

Salah satu ketua Kelompok katering, Ida mengaku dipekerjakan oleh PT. PTK sejak 3 bulan terakhir.

” Kami senang bisa diberikan peluang usaha kateringan ini oleh perusahaan Pelsart, ” ujar Ida kepada wartawan, Senin (29/5/23).

Ida mengaku, saat ini ia bersama 6 orang rekannya menyediakan konsumsi tiga kali sehari khusus untuk pekerja perusahaan yang berada di lapangan.

” Jumlah konsumsi yang kami siapkan setiap harinya lebih dari 60 porsi nasi bungkus, ” katanya.

” Untuk satu waktu itu maksudnya cuma waktu pagi, untuk siang dan sore itu dikerjakan oleh kelompok ibu-ibu yang lain, ” sambung Ida.

Dikatakan Ida, diberikan pekerjaan untuk katering tentu menambah penghasilannya sehari-hari disamping pekerjaan rutinnya sebagai petani kebun.

” Jika selesai membuat konsumsi ini, saya kembali lagi berkebun, jadi kateringnya jalan, berkebunnya juga tetap jalan, ya bersyukur lah ada tambahan penghasilan dari katering ini, ” ungkap Ida.

Sementara, Manajemen PT. PTK melalui Staf CSR, Amirul menuturkan saat ini total ada sembilan kelompok yang diberdayakan perusahaan untuk menyediakan konsumsi bagi pekerja lapangannya.

” Setelah ada longsor dan penertiban aktivitas ilegal diwilayah atas beberapa bulan lalu, istri-istri pekerja yang terdampak ini kami pekerjaan untuk penyedia konsumsi, ” ungkap Amirul.

” Satu kelompok ini bisa menghasilkan omset sekitar 15 juta perminggu, ” imbuhnya.

Ia mengatakan kedepannya, perusahaan berencana akan menggabungkan para kelompok ibu-ibu penyedia konsumsi tersebut agar menjadi dalam satu wadah seperti koperasi.

Selain itu, Amirul menuturkan perusahaan PTK juga memberikan pendampingan budidaya tanaman sayur hidroponik bagi kelompok tani di desa Buluh kuning.

” Kemarin kelompok tani binaan kami ini berhasil panen sayuran kangkung dan dipasarkan lokal, ” ujarnya. (awa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *