Bikin Haru, Guru SD Diganjar Hadiah Umroh Kapolres Kotabaru Jelang Pensiun

Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto bersama Saiful Bahri. Foto humas Polres Kotabaru.

ADAINFO, KOTABARU – Suasana haru tengah dirasakan salah seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Guru itu bernama Samsul Bahri. Ia telah puluhan tahun mengabdikan diri sebagai guru di SDN 2 Perumnas Hilir Muara, Kotabaru, dan tercatat akan pensiun pada 1 Oktober 2023 mendatang.

Raut wajah Samsul yang semula lesu, spontan terharu. Ia sumringah saat dirinya langsung dihadiahi Kapolres Kotabaru AKBP Tri Suhartanto untuk berangkat ke tanah suci beribadah umrah menjelang masa pensiunnya tiba.

Hadiah umrah untuk Samsul sendiri diberikan orang nomor satu di jajaran Polres Kotabaru di sela kegiatan program Sikoba Presisi, sekaligus memberikan motivasi dan semangat mengajar bagi dewan guru baru tadi.

Samsul mengaku tidak menyangka sebelumnya mendapat kesempatan umrah dari Kapolres menjelang purna tugas sebagai tenaga pendidik.

“Jujur saya kaget, dan senang sekali. Apalagi saya sama sekali tidak menyangka diberi hadiah istimewa ini dari Pak Kapolres,” ujarnya terharu, kepada awak media ini.

Sementara AKBP Tri Suhartanto mengaku hadiah umrah itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi seorang guru yang telah mengabdi dengan tulus dan mencerdaskan anak bangsa.

“Intinya, hadiah itu diberikan supaya jadi motivasi tersendiri bagi para guru di Bumi Sa Ijaan agar dapat menjalankan tugasnya lebih baik lagi,” ujar Suhartanto tersenyum.

Selain itu, Kapolres berpesan para guru dapat berinovasi dan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan serta menghidupkan kembali budaya membaca para peserta didik.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru Selamat Riyadi mengapresiasi atas atensi serta motivasi yang diberikan Kapolres terhadap para guru di Kotabaru.

“Tentu saya mengapresiasi atas motivasi sekaligus hadiah yang diberikan Kapolres itu. Semoga ini menjadi penyemangat untuk para guru kita untuk lebih baik lagi dalam mencerdaskan peserta didiknya,” tutur Selamat, Senin (11/9). (MI).