
ADAINFO, KOTABARU – Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat untuk Nusantara (ARUN), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pemuda Tani Indonesia (DPC Kotabaru), dan masyarakat Desa Bekambit menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kotabaru.
Aksi yang berlangsung pada Senin (10/11/25) ini menuntut penolakan terhadap penutupan dan pengalihan aliran sungai di Kecamatan Pulau Laut Timur.
Juru bicara aksi, Ketua DPC ARUN Kotabaru, Wahid Hasyim menegaskan tuntutan utama mereka.
Aspirasi massa disambut langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin didampingi sejumlah anggota dewan.
Awaludin menyatakan pihaknya telah menerima dan mendengar secara langsung aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan ARUN, HMI, Pemuda Tani Indonesia, dan masyarakat Desa Bekambit.
”Jadi kami dari DPRD Kotabaru meminta kepada ARUN, HMI dan Perwakilan masyarakat Bekambit agar kita bisa duduk bersama dan apa pun yang perlu kita sampaikan akan kita dengar dan akan mencairkan solusinya bersama-sama,” ujar Awaludin, mengajak para perwakilan massa untuk berdialog mencari solusi bersama. (red)





