
ADAINFO, KOTABARU – Tepatnya di Desa Bumi Asih, Kecamatan Kelumpang Selatan merupakan salah satu desa yang dinamakan penyangga pangan di Kotabaru.
Betapa tidak, desa tersebut sektor pertanian nya juga sangat maju, khususnya para petani padi sawah dinilai sukses mengembangkan atau penaman padi hingga berhasil tiga kali panen dalam setahunnya.
Pantauan media, bulan sebelumnya desa ini juga menggelar kegiatan panen raya dihadiri para pejabat terkait hingga unsur Muspika Kelumpang Selatan.
Para pejabat itu diantaranya, Plt Kepala Dinas Pertanian Kotabaru Ir Sarawani, serta Wakil Ketua DPRD Kotabaru Awaludin, Camat Kelumpang Selatan Akhmad Mawardi dan Kepala Desa Bumi Asih yaitu Bapak Suwono.
Menariknya, panen raya sukses mencuri perhatian di kalangan para petinggi di wilayah Kabupaten Kotabaru karena panen raya di Desa Bumi Asih ini merupakan pencapaian luar biasa.
Akhmad Mawardi mengapresiasi atas kerja keras para petani, karena panen raya kali ini mampu mencapai hasil 9 ton/Ha dan semoga bisa menjadi contoh bagi desa yang lain dalam meningkatkan produktivitas pertanian hingga dapat mendukung ketahanan pangan di Kotabaru.
Sementara Ir Sarawani juga menekankan pihaknya agar terus memberikan arahan, pendampingan kepada para petani agar produktivitas pertanian semakin meningkat khususnya di wilayah Kotabaru.
Ditambahkannya, para petani bahwa pemerintah daerah juga sangat mendukung upaya petani dalam meningkatkan produksi padi, melalui pendampingan, penyediaan bibit unggul, hingga teknologi pertanian yang modern supaya hasil panen padi bisa lebih optimal dan berkelanjutan.
“Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Pemerintah daerah akan terus berupaya memperjuangkan anggaran dan program pro petani, baik dari sistem produksi, sarana pra sarana dan infrastruktur penunjang pertanian,” tegas Awaludin.
Kepala Desa Bumi Asih, Suwono mengungkapkan rasa syukurnya karena panen raya kali ini membawa hasil yang sangat baik, berkat jasa dan kerja keras para petani yang selalu ingin belajar.
Dia berharap pemerintah terus memberi dukungan pada para petani agar hasil panen padi bisa lebih maksimal lagi.
Selain menjadi penyangga pangan, pertanian di Desa Bumi Asih juga sangat berperan dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa tersebut. Namun faktanya, sangat disayangkan anak muda sekarang kurang meminati bidang pertanian ini karena malu disebut sebagai petani.
Sejauh ini justru kebanyakan petani adalah berasal dari kalangan lanjut usia, jarang sekali ada anak muda yang berminat menjadi petani milenial, padahal peran pertanian dan petani ini sangat mendukung program ketahanan pangan pemerintah di Indonesia.
Semoga pemerintah juga dapat mengajak dan menarik minat para generasi muda untuk menjadi petani muda, khususnya di Desa Bumi Asih, agar pertanian nya semakin maju lagi dengan menggunakan teknologi canggih di masa sekarang dan masa yang akan datang.
Penulis: Amelia Octaviani (warga Desa Bumi Asih)





