
ADAINFO, KOTABARU – Tercatat 37 peserta antusias mengikuti lomba Muharram atau memperingati tahun baru Islam 1446 H.
Pawai kali ini dikuti kalangan pelajar mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, Majelis Taklim, serta masyarakat umum di Bumi Saijaan.
Sementara rute pawai ini dimulai dari depan eks kantor bupati, dan berakhir di depan bank Kalsel, pada Minggu 21 Juli 2024.
Bupati Kotabaru melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Minggu Basuki menyambut baik gelaran pawai tersebut.
Diharapkannya, momentum pawai Muharram menjadi motivasi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat tali ukhuwah islamiyah.
Sebab menurutnya dengan kuatnya ikatan persaudaraan, dapat melahirkan sebuah kekuatan serta semangat baru untuk bersama-sama membangun daerah ini, menuju Kabupaten Kotabaru bermarwah, maju dan sejahtera.
Selanjutnya, dikatakannya pawai juga dapat dijadikan sebagai media untuk menggugah semangat generasi muda Islam, agar bisa lebih memahami dan memaknai pergantian tahun Hijriyah dengan hal-hal positif yang bermanfaat.
“Jadi, semoga melalui kegiatan pawai ini, masyarakat bisa memahami dan menjadikan penyambutan tahun baru Islam sebagai pendorong transformasi diri untuk ikut hijrah ke arah yang lebih baik lagi dalam iman, ilmu serta amal,” tuturnya.

Sementara Ketua Panitia Dr. H. Akhmad Ismail Fahni, menjelaskan kegiatan pawai merupakan program kerja Pantia Hari Besar Islam (PHBI) Kotabaru Tahun 2024.
Kegiatan pawai sendiri bertujuan untuk memeriahkan tahun baru Islam, dan mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah.
Terlebih menurutnya, perkembangan zaman dan persaingan teknologi merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh para generasi muda Islam.
Sehingga jangan sampai pesatnya perubahan zaman ini para generasi muda melupakan momen sejarah agama islam.
Oleh karena itu, umat islam harus benar-benar cermat memilih dan memilah yang mana memberikan dampak positif dan mana yang kegiatan negatif.
Maka diperlukan penanaman akidah yang kuat serta pendidikan agama sejak dini, diantaranya melalui moment tahun baru Islam 1446 Hijriyah.
“Intinya, supaya mereka mengenal dan lebih mencintai serta memegang teguh ajaran agama Islam,” pungkasnya. (duki).



