Proyek Telan Dana Puluhan Miliar Disorot, Kepala Bandara Kotabaru Akhirnya Buka Suara

Pihak bandara GSA Kotabaru menggelar jumpa pers. Foto by adainfo.net

 

ADAINfO, KOTABARU – Kepala Bandara Kelas II Gusti Sjamsir Alam (GSA) Kotabaru Agus Heriyanto resmi menggelar jumpa pers terkait proyek bernilai puluhan miliar yang tengah menjadi sorotan.

Proyek yang tengah berjalan tersebut menjadi perbincangan hangat belakangan ini di tengah masyarakat, sebab sebelumnya terjadi kecelakaan maut dari pihak kontraktor hingga perihal isu Galian C diduga tak berizin.

Menyikapi itu, Agus Heriyanto secara resmi dihadapan wartawan menyampaikan perihal laka kerja yang menelan korban jiwa tersebut telah ditangani pihak berwajib, atau Satreskrim Polres Kotabaru.

Menurutnya, peristiwa kecelakaan yang merenggut satu nyawa tersebut terjadi di luar jam kerja dan sebelumnya juga telah diwanti wanti tidak ada aktivitas pengerjaan proyek di luar jam kerja.

“Jadi, terkait kejadian itu memang di luar jam kerja sesuai informasi yang disampaikan pihak konsultan pengawas,” ujar Agus, Selasa 28 Mei 2024 siang.

“Insiden itu terjadi pada saat seorang operator alat berat dan korban tengah memindahkan alat keluar dari lokasi pekerjaan,” imbuhnya.

Meski begitu sambung Agus, memastikan insiden tersebut telah ditangani pihak Satreskrim Polres Kotabaru.

“Untuk hal itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sampai saat ini kami juga masih menunggu updatenya, sebab kami juga harus melaporkan hasilnya,” katanya.

Sementara berkenaan dengan adanya informasi galian C yang diduga tak berizin, Agus sendiri secara gamblang bilang kalau belum mengetahui secara pasti kebenarannya.

“Kalau soal itu kami masih belum mengetahui dan akan segera mengonfirmasi kepada pihak kontraktor pelaksananya,” ungkap dia.

Lebih jauh Agus juga berharap insiden tersebut menjadi yang pertama dan yang terakhir, sebab setiap pelaksanaan kegiatan atau proyek selalu ditekankan agar pihak pelaksana dapat melaksanakannya dengan baik dan mengutamakan keselamatan kerja.

Kemudian kami, Agus juga menyampaikan turut berduka cita dan semoga pihak keluarga diberi ketabahan.

Selain itu, Agus juga berharap insiden tersebut menjadi yang terakhir kalinya sehingga pelaksanaan perpanjangan bandara sepanjang 200 meter berjalan maksimal dan rampung sesuai kontrak kerja.

“Lalu imbasnya pelayanan kepada masyarakat Saijaan dapat berjalan maksimal pula sesuai harapan bersama,” ucap Agus menutup.

Sebagai informasi tambahan, proyek jumbo di Bandara GSA ini dikerjakan oleh PT Noor Jaya Perkasa. (duki).