
ADAINFO, KOTABARU – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memaknai momentum bulan suci Ramadan bulan yang penuh berkah.
Komunitas aktif di Kotabaru yakni komunitas Waroeng Bubuhan Anti Radikal dan Terorisme (Baharat) misalnya.
Agar bulan puasa tahun ini lebih bermakna, keluarga besar Komunitas Waroeng Baharat ini menginisiasi kegiatan bernuansa islami.
Agenda itu lantas dikemas rapi dalam satu nama yakni, pesantren Ramadan 1445 H.
Meskipun tercatat baru yang pertama kalinya, komunitas ini sudah mampu melebarkan sayap dengan cara menggandeng lima desa dalam pelaksanaannya.
Lima desa itu berada di dua kecamatan. Kecamatan Pulau Laut Tengah dan Kecamatan Pulau Laut Utara.
Bahkan, kegiatan ini nampaknya praktis menjadi magnet menuai pahala selama bulan puasa, sebab pesertanya tercatat mencapai ratusan orang dari kalangan pelajar.
Sementara desa-desa di Pulau Laut Utara yang tengah intens berkolaborasi dengan komunitas ini ialah Desa Sebelimbingan, dan Desa Megasari.
Berikutnya ialah desa Desa Semisir, Desa Salino dan Desa Selaru yang berposisi di Kecamatan Pulau Laut Tengah.
Masing-masing desa itu juga telah merekrut peserta sebanyak 50 orang.
Ketua Komunitas Waroeng Baharat Kasiron menuturkan tujuan kegiatan religi Pesantren Ramadan agar para peserta lebih paham akan ilmu agama.
Selain itu, lantaran bulan Ramadan juga pelajar sedang liburan maka alangkah baiknya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Intinya, kami ingin semua peserta ini bisa mendapatkan pemahaman agama yang lebih di bulan suci, dan terhindar dari aksi negatif seperti di luaran,” ujar Kasiron, sekaligus pria yang akrab disapa Pak RT ini, Selasa 19 Maret 2024.
Menariknya, para peserta yang beruntung akan diberikan door prize setiap harinya, serta sertifikat dari panitia saat kegiatan ditutup mendatang. (duki).





