Sosial  

Bantuan Gerobak Usaha Lapas Kotabaru untuk Keluarga Warga Binaan Dinilai Tepat Sasaran & Hasilkan Cuan 

ADAINFO, KOTABARU – Bantuan berupa gerobak usaha yang disalurkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru dinilai tepat sasaran dan telah menghasilkan cuan.

Bantuan itu sebelumnya disalurkan dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026.

Bahkan, sejauh ini gerobak itu kini terus dimanfaatkan secara produktif oleh keluarga Warga Binaan.

Sementara, gerobak bantuan tersebut digunakan untuk membuka usaha kuliner dengan menu bakso ikan, mie ayam, pangsit, serta pentol ikan dan daging di wilayah Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara.

Pemanfaatan gerobak usaha ini menjadi tindak lanjut nyata dari program bakti sosial Lapas Kotabaru yang bertujuan mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga warga binaan sekaligus mendorong kemandirian usaha.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diharapkan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima.

“Kami bersyukur bantuan gerobak usaha yang diberikan sudah dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga warga binaan. Ini menunjukkan bahwa program bakti sosial tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi keluarga,” kata Doni, Rabu.

Doni bilang, dukungan terhadap keluarga warga binaan menjadi bagian penting dalam menciptakan proses reintegrasi sosial yang optimal, karena stabilitas keluarga turut memengaruhi keberhasilan pembinaan.

Sementara, penerima bantuan, Siti, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerobak usaha tersebut.

Menurutnya, bantuan dari Lapas Kotabaru memberikan peluang baru untuk menambah penghasilan keluarga.

“Alhamdulillah gerobak ini sudah kami gunakan untuk berjualan. Kami menjual bakso ikan, mie ayam, pangsit, serta pentol ikan dan daging. Bantuan ini sangat berarti dan memberi kami semangat untuk terus berusaha,” ujarnya.

Bahkan, sejak dibuka usaha kuliner tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.

Selain lokasinya yang strategis, variasi menu yang ditawarkan dinilai menarik dan terjangkau sehingga cukup diminati pembeli.

Lantas, melalui program bakti sosial yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi itu, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan berkelanjutan.

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 pun menjadi pengingat bahwa pembinaan tidak hanya menyentuh Warga Binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat sekitar. (rel/duki).