Pesona Masjid Apung Siring Laut: Magnet Religi Baru Warga Kotabaru Selama Ramadan

Pelaksanaan sholat tarawih di masjid apung Siringlaut Kotabaru. Foto by adainfo.net

ADAINFO, KOTABARU – Memasuki bulan suci Ramadhan, Masjid Apung yang berlokasi di kawasan wisata Siring Laut, Kotabaru, Kalimantan Selatan, mendadak menjadi pusat perhatian.

Masjid ikonik yang berdiri megah di atas permukaan air ini kini beralih fungsi dari sekadar objek wisata estetis menjadi jantung kegiatan spiritual masyarakat setempat.

Sejak hari pertama Ramadhan, suasana di sekitar masjid tidak pernah sepi. Arsitektur yang modern dipadukan dengan pemandangan laut yang membentang menjadikan masjid ini lokasi favorit warga untuk menunggu waktu berbuka (ngabuburit) sekaligus menjalankan ibadah.

Bukan hanya sekadar berfoto, warga memanfaatkan fasilitas masjid ini untuk rangkaian ibadah yang padat. Beberapa kegiatan utama yang terpantau memenuhi agenda masjid di antaranya:

  • Buka Puasa Bersama. Setiap sore, pelataran masjid dipenuhi jamaah yang ingin merasakan sensasi berbuka di tengah semilir angin laut.
  • Shalat Tarawih Berjamaah. Dengan kapasitas yang cukup luas, masjid ini menampung ratusan jamaah yang ingin melaksanakan shalat Tarawih dengan suasana yang tenang dan khusyuk.
  • Tadarus Al-Qur’an. Setelah rangkaian shalat malam, lantunan ayat suci Al-Qur’an kerap terdengar bersahutan dari dalam masjid, menghidupkan malam-malam Ramadhan di pesisir Kotabaru.

Keberadaan Masjid Apung ini diakui warga memberikan warna baru bagi kehidupan beragama di Kotabaru. Jika sebelumnya kawasan Siring Laut hanya dikenal sebagai pusat kuliner dan hiburan rakyat, kini aspek religi menjadi daya tarik utama.

“Suasananya sangat berbeda dibandingkan masjid biasa. Sambil beribadah, kita bisa merasakan ketenangan karena lokasinya yang berada di atas laut. Ini benar-benar jadi ikon kebanggaan kami,” ujar salah satu warga yang rutin mengikuti tadarus di lokasi tersebut, Jumat (6/3/26)

Pemerintah daerah setempat pun menyambut baik antusiasme warga. Masjid ini memang diproyeksikan menjadi landmark yang mampu menyatukan potensi pariwisata dengan nilai-nilai religius masyarakat pesisir.

Bagi pengunjung dari luar daerah, menghabiskan waktu malam Ramadhan di Masjid Apung Siring Laut menawarkan pengalaman spiritual yang unik sekaligus menenangkan. (red)