Atraksi Titi Tali jadi Tontonan Pengunjung Wisata Siring Laut Kotabaru

Atraksi titi tali di kawasan Siringlaut Kotabaru. Foto by adainfo.net

ADAINFO, KOTABARU – Setiap akhir pekan alias Minggu pagi sering diadakan atraksi alias pertunjukan titi tali di kawasan destinasi wisata Siring Laut Kotabaru.

Aksi itu tentu saja menjadi perhatian sekaligus tontonan pengunjung dan kalangan wisatawan.

Sementara pertunjukan titi tali sendiri merupakan budaya unik suku Bajau Samah yang menampilkan keahlian berjalan di atas tali (biasanya nilon kini, dulu rotan) di atas air untuk mencapai perahu.

Aksi itu menunjukkan keseimbangan luar biasa dan konsentrasi sering diiringi musik tradisional Bajau.

Menariknya atraksi titi tali juga menjadi salah satu ikon kekayaan budaya Kotabaru yang sering ditampilkan di acara festival lokal maupun nasional.

Berdasarkan penelusuran media ini pada Minggu (7/12/25), asal usul budaya ini berawal dari kebiasaan nelayan Bajau Samah di pesisir Kotabaru yang berjalan di atas tali untuk naik perahu mereka saat mencari ikan.

Lantas titi tali ini dilakukan oleh masyarakat suku Bajau Samah, khususnya warga dari Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara.

Badan mereka terlihat ringan dan penuh keseimbangan dan konsentrasi berjalan di atas seutas tali yang direntangkan di atas permukaan air laut.

Saat atraksi berlangsung terlihat pula banyak warga menyaksikan sekaligus mengabadikan menggunakan telepon seluler. (duki).