Hadapi Ancaman Karhutla, BPBD Kotabaru Rapatkan Barisan, Perkuat Posko hingga ke Kecamatan

Kalak BPBD Kotabaru, Hendra Indrayana. Foto by adainfo.net

ADAINFO, KOTABARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru mulai bersiap merapatkan barisan menghadapi ancaman kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) jelang memasuki musim kemarau panjang tahun ini.

Bahkan, Kepala BPBD Kotabaru Hendra Indrayana telah menyiapkan strategi perihal penanggulangan Karhutla di sejumlah wilayah Bumi Saijaan yang dinilai rawan.

Hendra mengatakan selain akan mengadakan rapat dilanjutkan dengan apel kesiapsiagaan dalam waktu dekat bersama pihak terkait termasuk menggandeng para relawan guna mengantisipasi terjadinya Karhutla di sejumlah wilayah plus kecamatan.

Selain itu, penguatan posko-posko tanggap darurat juga akan dilakukan menghadapi kemarau panjang yang dibarengi pula dengan fenomena Godzila El Nino alias perkiraan panas ekstrem.

Sosialisasi maupun edaran-edaran kepada masyarakat untuk tidak tidak membakar lahan juga akan digencarkan sehingga Karhutla tidak terjadi.

“Intinya, kami mulai bersiap dan akan maksimalkan persiapannya. Sebab itu puncaknya diperkirakan terjadi pada bulan Agustus-September mendatang,” ujar Hendra, Selasa (14/4).

Selanjutnya, Hendra juga menaruh harapan besar instansi-instansi terkait dapat berkolaborasi dalam mengantisipasi pun siap siaga jika terjadi Karhutla baik pada lahan gambut dan di pegunungan.

Sementara, berdasarkan catatan BPBD wilayah-wilayah yang rawan terjadi Karhutla berada di sejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Pulau Laut Selatan, Timur, Barat, Selatan termasuk di kawasan daratan Kotabaru. (duki).