Perdana, Bupati Rusli Safari Ramadan ke Dua Kecamatan di Pulau Laut

Safari ramadhan perdana Bupati Kotabaru M Rusli. Foto by Diskominfo Kotabaru.

 

ADAINFO, KOTABARU – Bupati Kotabaru Muhammad Rusli memulai rangkaian Safari Ramadhan 1446 Hijriyah di Kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Sigam Senin (10/3).

Diketahui, kegiatan ini merupakan safari Ramadan perdana yang dilaksanakan semenjak Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di istana.

Di sana, hadir Pj Sekda Eka Safruddin, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Kotabaru, Asisten, staf ahli, kepala SKPD dan jajaran pejabat daerah, perwakilan Forkopimda, Camat Pulau Laut Utara, Camat Pulau Laut Sigam, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan.

Bupati Rusli menyampaikan Safari Ramadhan bukan hanya sebagai ajang untuk mempererat silaturrahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiah, serta meningkatkan kualitas ibadah di bulan penuh rahmat dan ampunan.

“Tentu, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Kotabaru kepada masyarakat sekaligus untuk menyelesaikan berbagai program dan kegiatan pemerintah yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Rusli juga menyampaikan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga setiap lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program yang telah disiapkan.

Sebelum mengakhiri sambutan, Rusli lantas mengajak elemen masyarakat Kotabaru untuk menggalang rasa persatuan dan kesatuan.

“Jadi, lewat kegiatan safari ini, marilah kita pupuk rasa kebersamaan, kekeluargaan, kerukunan dan solidaritas yang tinggi dalam menggalang rasa persatuan dan kesatuan di Bumi Saijaan,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelum pamit meninggalkan kegiatan, Bupati Rusli juga menyerahkan beragam bantuan kepada warga penerima bantuan dari kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Sigam untuk kategori penyandang disabilitas.

Bantuan lainnya berupa bedah rumah rutilahu (rumah tidak layak huni), bansos tempat ibadah dan penerima insentif guru agama, penyerahan sertifikat halal untuk tempat penyembelihan hewan, pemotongan unggas hingga penyerahan mobil operasional, dan bantuan beasiswa. (Rel/ duki).