
ADAINFO, KOTABARU – Warga ramai menyerbu pasar murah yang di gelar himpunan mahasiswa matematika (Himaptika) di lingkup Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Paris Barantai Kotabaru.
Bahkan pantauan media ini, sejak pasar murah dibuka warga yang didominasi kalangan emak-emak rela antre panjang dan berdesakan demi mendapatkan beragam bahan pokok dengan harga murah.
Kondisi itu juga dibenarkan oleh M Yoga Prasetya ketua himpunan mahasiswa matematika (Himaptika) di lingkup Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Paris Barantai.
Menurutnya, pembeli atau warga cukup ramai dan rela antre panjang dibandingkan dengan hari pertama pasar murah dibuka.
“Hari ini luar biasa banyak warga yang datang. Semoga saja ke depannya lebih banyak lagi pihak-pihak yang berkenan mensupport kegiatan seperti ini sehingga stoknya bisa cukup dan merata,” harap Yoga, didampingi wakilnya Kamis 7 Maret 2024.

Selain itu, Yoga juga menaruh harapan besar agar ke depannya aksi serupa juga dapat dilakukan oleh para mahasiswa yang ada di Kotabaru.
“Selain perlu adanya support para pihak, kami juga berharap mahasiswa di perguruan tinggi di daerah kita ini ikut andil supaya sebaran bahan pokok murah makin luas,” ucapnya mengakhiri.
Sementara salah seorang warga mengaku senang bisa membeli sejumlah bahan pokok lebih murah di pasar murah yang dibuka kalangan mahasiswa.
“Kegiatan ini menurut saya cukup bagus dan membantu masyarakat kecil menjelang bulan Ramadan,” ucap Yana, warga Teluk Bayur Kotabaru.
Sebagai informasi, beragam bahan pokok yang dijual di pasar murah itu diantaranya ialah beras merk SPHP dipatok harga Rp55 ribu per lima kilogram dan stoknya ratusan sak.
Selanjutnya ialah gula pasir dijual dengan harga Rp17 ribu per kilogram, dan stoknya juga sama tersedia ratusan PCS.
Selain itu, dijual pula minyak goreng kemasan dengan merek minyak kita seharga Rp27 ribu per dua liternya.
Stok minyak itu juga dipastikan masih ada ratusan PCS.
Menariknya, pasar murah juga menyediakan produk UMKM, serta makanan dan minuman. (duki).
