
ADAINFO, TANAH BUMBU – Pemkab Tanah Bumbu menggelar Tabligh Akbar Aksi Sinergitas Merah Putih untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Terbuka Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, pada Kamis (1/10/26) ini, tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga dirangkai dengan berbagai layanan publik langsung bagi masyarakat.
Tabligh akbar tersebut menghadirkan pimpinan Majelis Zikir Syamsi Syumus Indonesia, Al-Habib Musthofa bin Abdullah Al-Aydrus, sebagai penceramah utama.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak para jamaah untuk meneladani perjuangan para pahlawan dan ulama yang telah berkorban demi keutuhan bangsa dan negara.
Sementara, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kemajuan daerah.
“Melalui Aksi Sinergitas Merah Putih, mari kita perkuat persatuan dan kebersamaan. Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci membangun Tanah Bumbu yang religius, kondusif, dan maju,” ujar Bupati Andi Rudi Latif.
Selain siraman rohani, Aksi Sinergitas Merah Putih dimanfaatkan Pemkab Tanbu sebagai wadah untuk mendekatkan pelayanan langsung kepada warga.
Berbagai gerai pelayanan dibuka, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan gratis, pelayanan sosial, perizinan, SIM dan Samsat keliling, hingga layanan informasi terkait Kementerian Haji dan Umrah.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Andi Rudi Latif juga mengumumkan kabar gembira bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemkab Tanah Bumbu bekerja sama dengan Bank Kalsel resmi menyiapkan program pinjaman tanpa bunga yang mulai berjalan pada Oktober 2026.
Program ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat sekaligus upaya strategis untuk memutus rantai praktik rentenir.
Tidak hanya fokus pada aspek sosial dan ekonomi, di penghujung kegiatan Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman bencana lingkungan, khususnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia mengimbau warga untuk tidak membakar lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta sigap melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan titik api atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran. (rls)





