
ADAINFO, BANJARBARU – Kabupaten Tanah Bumbu kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang lingkungan hidup.
Sebanyak lima sekolah di Bumi Bersujud resmi dianugerahi penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 atas keberhasilan mereka dalam mengelola lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel, Rahmad Prapto Udoyo, di Banjarbaru, Senin (12/1/26).
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala DLH Tanbu, Muhammad Risdianadi, merinci lima sekolah yang berhasil membawa pulang penghargaan tersebut:
Kategori Adiwiyata Nasional 2025:
1. SMPN 1 Kusan Hulu
2. SMPN 1 Satui
Kategori Adiwiyata Provinsi 2025:
1. SDN 2 Sepunggur
2. SDIT Al Fath Batulicin
3. SMPN 3 Angsana
Tak sekadar meraih predikat, beberapa sekolah di Tanah Bumbu juga mencatatkan poin impresif.
SMPN 1 Kusan Hulu sukses menempati posisi tertinggi kedua untuk kategori Sekolah Adiwiyata Nasional di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Prestasi serupa juga diraih oleh SDN 2 Sepunggur, yang menduduki peringkat tertinggi kedua se-Kalsel untuk kategori Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025 pada jenjang Sekolah Dasar.
Muhammad Risdianadi, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata komitmen sekolah-sekolah di Tanah Bumbu dalam menanamkan nilai-nilai ekologis kepada generasi muda.
“Adiwiyata bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata bahwa sekolah di Tanah Bumbu mampu menanamkan budaya peduli lingkungan kepada peserta didik,” ujar Risdianadi.
Menurutnya, prestasi ini menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan guna mendukung keberlanjutan ekosistem di masa depan. (rls)





