
ADAINFO, KOTABARU – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) cabang Kotabaru, Masduki meluangkan waktu hadir memenuhi undangan pengurus cabang pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII).
PC PMII selain mengundang Ketua JMSI, juga mengundang sejumlah pemateri senior sesuai bidang dalam agenda pelatihan kader dasar (PKD) di gedung Nahdatul Ulama, Minggu.
Menariknya, PKD itu mengusung tema ‘PMII Kotabaru bangkit membentuk kader mujahid yang militan’.
Di hadapan kader PMII Kotabaru, Masduki, salah satu alumni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ulum pun diminta mengupas materi tentang analisis sosial dalam persfektif jurnalis.
Panjang lebar mengupas pentingnya analisis sosial menurut pandangan jurnalis. Ia dengan gamblang bilang menganalisa soal sosial sangat penting agar berita atau karya jurnalistik komperhensif dan informatif bagi para pembaca.
Terlebih menurutnya, peliputan berita mestinya wartawan melakukan pendekatan untuk memahami dan melaporkan suatu peristiwa atau isu dengan mempertimbangkan konteks sosial,
“Selain soal sosial, perlakuan perihal analisis sisi budaya dan ekonomi juga penting agar berita yang kemas berbobot dan berdampak positif,” terang Duki, yang baŕu belasan tahun menjadi wartawan aktif itu,’ imbuhnya.
Selanjutnya, suasana PKD itu terkesan makin cair saat para kader diberi kesempatan untuk bertanya dan berdialog langsung dengan narasumber.

Usai sesi tanya jawab, Duki juga mengingatkan agar para kader PMII semakin serius menimba ilmu di bangku kampus agar menjadi sarjana yang membanggakan semua pihak.
Menjaga pergaulan, tidak berbuat hal yang negatif yang dapat mencoreng nama baik orang tua dan perguruan tinggi masing-masing.
Sebagai tambahan, para kader PMII berasal dari tiga perguruan tinggi, yakni STIT Darul Ulum, STIKIP serta Poltek. (red).





