Sosial  

Kotabaru Kekeringan Akibat Kemarau, Pengusaha Turun Tangan Salurkan Bantuan Air Bersih

Armada mobil tangki 5 ribu liter H. Abidin Daeng Mappuji bagikan air ke warga. Foto by adainfo.

 

ADAINFO, KOTABARU – Akibat dilanda kemarau panjang sejauh ini sudah banyak warga Kotabaru kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Beruntung kondisi itu justru dimanfaatkan sejumlah dermawan yang ringan tangan menuai kebaikan dengan cara membantu menyalurkan air bersih kepada warga terdampak keringnya embung Tirawan.

Diantara dermawan yang sudah menerjunkan armada mobil tangkinya berukuran 5 ribu liter ialah H Abidin Daeng Mappuji.

Abidin juga mengaku siang malam mengerahkan bawahannya membagikan air bersih yang mukim di kawasan pesisir, tepatnya di Desa Hilir Muara.

“Sudah beberapa hari ini armada kami terjunkan untuk membantu warga yang sudah kesulitan air bersih,” ujar Abidin, sekaligus salah satu pengusaha muda sukses ini, Jumat (6/10) sore kepada wartawan.

Abidin berharap besar ihwal aksi bernuansa sosial serupa juga sekaligus dapat memotivasi para pengusaha di Kotabaru untuk turun tangan membantu warga yang kesulitan air bersih.

“Jadi, hal ini saya tidak ingin riya’ atau apa. Intinya semoga saja makin banyak kawan-kawan pengusaha lain yang juga ikut membantu air bersih kepada warga karena air menjadi salah satu kebutuhan pokok sehari-hari,” harapnya.

Sementara selain itu sosok dermawan itu, yang juga telah membagikan air bersih ialah pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), jajaran Polres Kotabaru, serta Dinas Satpol PP dan Damkar.

Sebagai informasi, sebelumnya pihak PDAM sendiri telah memastikan embung di Tirawan yang menyuplai ribuan pelanggan berhenti beroperasi lantaran kondisinya kering.

Meski demikian, Humas PDAM Kotabaru Syarwani juga menyebut stok air bersih di Waduk utama Gunung Ulin masih mampu menyuplai air ke pelanggan meski dengan sistem jadwal.

“Untuk hari ini ketinggian air di Waduk Gunung Ulin 230 CM. Insya Allah dengan dilakukan penjadwalan distribusi satu bulan ke depan masih cukup,” ujarnya menutup.

Sementara, salah seorang warga Kotabaru, Lia mengaku senang adanya bantuan air gratis tersebut.

Ia mengatakan saat ini air ledeng dirumahnya sudah tidak mengalir, dan jika membeli, dirinya harus merogoh kocek 75 ribu rupiah pertandonnya.

“Alhamdulillah, senang sekali ada bantuan air gratis dari pak Haji Abidin, daripada harus membeli lumayan mahal, semoga bantuan ini bisa terus berlanjut,” tuturnya. (MI)