Dinkes Kotabaru Gelar Layanan Kesehatan Bergerak, Tiga Dokter Spesialis RSUD Sengayam Diterjunkan

ADAINFO, KOTABARU – Dinas Kesehatan Kotabaru melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan bergerak (PKB) di Puskesmas Pamukan II, Kecamatan Pamukan Utara, pada Sabtu (17/10).

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah yang menghadapi keterbatasan akses akibat jarak dan kondisi geografis.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Muhammad Ukas, anggota DPRD Komisi III Rahmad, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Irfani Patenrengi, Kepala Puskesmas Pamukan II, serta jajaran tenaga kesehatan serta manajemen RSUD Sengayam.

Pelayanan kesehatan bergerak menghadirkan tiga dokter spesialis dari RSUD Sengayam, yakni dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn), yang didampingi oleh Plt Direktur RSUD Sengayam Akhmad Saleh.

Kehadiran tim dokter spesialis ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Dinas Kesehatan, RSUD Sengayam dan Puskesmas Pamukan II dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan yang bermutu dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, deteksi dini penyakit, serta penanganan sesuai indikasi tanpa harus selalu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan dokter spesialis.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan sistem pelayanan kesehatan berjenjang, dengan puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit sebagai fasilitas rujukan.

Menariknya, berdasarkan data pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 253 pasien mendapatkan pelayanan dokter spesialis penyakit dalam, 69 pasien mendapatkan pelayanan dokter spesialis anak, dan 64 pasien mendapatkan pelayanan dokter spesialis kandungan.

Dengan demikian, total tercatat sebanyak 386 kunjungan pelayanan pada ketiga layanan spesialistik tersebut.

Plt Kadinkes Kotabaru Muhammad Ukas mengatakan pelayanan kesehatan bergerak bukan sekadar kegiatan pelayanan sesaat, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih merata.

“Pelayanan esehatan bergerak adalah wujud kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, termasuk layanan dokter spesialis,” ucapnya.

“Tentu saja, kita juga ingin memastikan bahwa keterbatasan jarak dan kondisi geografis tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Selain itu, dia mengapresiasi kepada para dokter spesialis RSUD Sengayam, Plt Direktur RSUD Sengayam, Puskesmas Pamukan II, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, DPRD, serta seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antara rumah sakit dan puskesmas harus terus diperkuat, tidak hanya untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, tetapi juga untuk memastikan adanya tindak lanjut hasil pemeriksaan, kesinambungan pengobatan, serta rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain pelayanan medis, tim kesehatan juga melaksanakan edukasi kesehatan di SDN Sebango dan SMPN 2 Pamukan Utara. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

Keberhasilan pelayanan kesehatan bergerak tidak hanya diukur dari jumlah pasien yang dilayani, tetapi juga dari manfaat pelayanan, deteksi dini permasalahan kesehatan, serta tindak lanjut terhadap pasien sesuai kebutuhan medis.

Masyarkat yang memerlukan pemeriksaan lanjutan akan diarahkan melalui mekanisme rujukan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus mendorong pemerataan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ke depan, sinergi antara Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas ini diharapkan semakin kuat sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk di wilayah dengan tantangan geografis. (rel/duki).